Diduga Jadi Korban Agen Palsu, APPI Pulangkan 2 Pemain Asing Asal Kenya

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) memulangkan dua pemain asing asal Kenya, Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo setelah terluntang-lantung di Indonesia karena diduga menjadi korban agen palsu. 

APPI menggaet Kenya Footballers Welfare Association (KEFWA), serta Kedutaan Besar Kenya di Jakarta untuk memulangkan Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo yang sudah luntang-lantung berbulan-bulan setelah dijanjikan bergabung dengan klub profesional Liga Indonesia. 

Dilansir dari laman resmi FIFPro, awalnya Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo dijanjikan oleh agen sepak bola untuk mendapatkan tawaran dari klub Liga Indonesia. Mereka pun datang ke Indonesia pada Desember 2025 lalu berharap bisa merumput di kompetisi Indonesia.

Bukan klub yang didapat, keduanya justru terjebak oleh dugaan penipuan agen. 

Keduanya tidak pernah diperkenalkan kepada klub mana pun, sementara komunikasi dengan orang yang menjanjikan kontrak perlahan menghilang hingga akhirnya terputus sama sekali.

Tanpa pekerjaan maupun pemasukan, kedua pemain itu kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan, mereka sempat tidur di jalanan sebelum akhirnya mencari bantuan.

"Masa itu merupakan salah satu periode paling sulit dalam hidup kami. APPI hadir mendampingi kami dengan kepedulian dan belas kasih yang tulus," kata Andaje.

"Mereka bukan hanya membantu menyelesaikan masalah kami, tetapi juga memberikan harapan ketika kami hampir kehilangan semuanya. Kami akan selalu berterima kasih atas segala yang telah mereka lakukan," lanjut Andaje. 

Majimbo juga mengaku pengalaman pahit tersebut membuatnya menyadari masih banyak pihak yang peduli terhadap kesejahteraan pesepak bola.

"Pengalaman ini mengingatkan kami bahwa masih ada orang dan organisasi yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan para pesepak bola," ujar Majimbo.

"Kami tidak akan pernah melupakan dukungan yang kami terima dari APPI, KEFWA, dan Kedutaan Besar Kenya," katanya.

Selama berada di Indonesia, keduanya bertahan hidup dengan bantuan keluarga, teman, serta masyarakat setempat sambil berpindah-pindah tempat tinggal sementara.

Atas saran sejumlah kenalan, mereka kemudian meninggalkan Bali menuju Jakarta dengan harapan menemukan pihak yang dapat membantu memulangkan mereka ke Kenya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Nanik Deyang Mengundurkan Diri dari Kepala BGN, Menyinggung Isu Pilpres 2029
• 8 jam lalu
0
thumb
Puan Maharani Harap WNI Tetap Pertahankan Kewarganegaraan Indonesia di Tengah Meningkatnya Permohonan Pelepasan Status
• 4 jam lalu
0
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Namanya Diawali Huruf N
• 20 jam lalu
0
thumb
Melacak Keberadaan Jesslyn, Atlet Golf yang Diduga Diculik di Jakpus
• 9 jam lalu
0
thumb
RI Punya 93 Proyek Hidrogen Senilai Rp32 Triliun, Fokus di Transportasi hingga Kelistrikan
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.