Presiden Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Diakui Dunia

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto, menyoroti berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah di sektor pendidikan.

Salah satunya melalui platform Rumah Pendidikan yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

BACA JUGA: Kemendikdasmen Ungkap Pekerjaan yang Paling Dibutuhkan, Peluang Karier Baru Bagi Lulusan SMK

Menurut Presiden Prabowo, platform tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas akses terhadap sumber belajar digital bagi guru maupun murid di seluruh Indonesia.

“Bahwa kita punya apps yang dilaksanakan oleh Menteri Dikdasmen, Rumah Pendidikan, portal terintegrasi dengan Interactive Flat Panel yang kita bagikan telah digunakan oleh lebih dari 6,9 juta pengguna. Menyediakan 4.843 sumber belajar gratis dan membantu ratusan ribu guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar,” ujar Presiden Prabowo.

BACA JUGA: Kemendikdasmen: 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029

Presiden Prabowo juga menyampaikan Indonesia baru saja menerima penghargaan tertinggi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui International Telecommunication Union (ITU) dalam kategori e-Government.

Capaian ini menjadi salah satu bentuk pengakuan internasional terhadap berbagai upaya digitalisasi digital yang dilakukan pemerintah.

BACA JUGA: Kemendikdasmen Percepat Transformasi Pembelajaran AI & Koding, 300 Ribu Guru Tendik Jadi Target

Penguatan ekosistem pembelajaran digital tersebut juga didukung melalui penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi di satuan pendidikan.

Pemerintah sebelumnya telah mendistribusikan satu unit Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) ke setiap sekolah dan pada tahun ini akan melanjutkan program tersebut dengan penambahan tiga unit IFP di setiap sekolah.

“Kita sudah membagi Interactive Flat Panel, layar pintar di seluruh sekolah Indonesia, satu per sekolah tahun lalu sudah kita bagikan. Tahun ini kita akan tambah tiga plus per sekolah," kata presiden.

Dia harapkan di akhir 2026 akan sudah tersampaikan, terkirim kurang lebih tambahan 700 ribu panel pintar atau smart digital panel di seluruh sekolah Indonesia, akhir Desember 2026 atau semester pertama 2027.

Melalui platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen yang didukung penyediaan perangkat pembelajaran digital di sekolah, pemerintah berharap transformasi pembelajaran dapat semakin merata.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, memanfaatkan teknologi secara optimal, serta memperluas kesempatan belajar yang berkualitas.

Sebagai informasi, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen menorehkan sejarah baru bagi Indonesia, untuk pertama kalinya, melalui penantian 14 tahun menjadi Winner (Juara Pertama) WSIS Prizes 2026 kategori e-Government pada ajang yang diselenggarakan oleh ITU-PBB. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemendikdasmen Didesak Mengusulkan Guru PPPK menjadi PNS


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BGN Kenalkan Lima Pejabat Baru, Ada Mantan BPKP, KPPN Sampai Kapuspenkum Kejagung
• 6 jam lalu
0
thumb
RI Punya 93 Proyek Hidrogen Senilai Rp32 Triliun, Fokus di Transportasi hingga Kelistrikan
• 8 jam lalu
0
thumb
Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Polantas Tangani Banjir di Pekanbaru
• 9 jam lalu
0
thumb
Kronologi Ledakan Rumah Mewah di Medan, Saksi Mata Lihat Kilatan Cahaya hingga 3 Mobil Tertimpa Balkon
• 16 jam lalu
0
thumb
Benarkah RM Napitupulu Keponakan Hotman Paris? Pengacara yang Tewas Diduga Lompat dari Lantai 46 Apartemen
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.