jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menegaskan Garda Pemuda NasDem harus menjadi sumber lahirnya pemimpin-pemimpin berintegritas bagi partai, bukan sekadar organisasi pelengkap.
Hal itu disampaikan Saan saat membuka Kongres II Garda Pemuda NasDem yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-15 Garda Pemuda NasDem di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (21/7).
BACA JUGA: Klaim Nama Baik Tercemar, PDIP Gugat Zulfan Lindan & Total Politik ke PN Jaksel
Menurut Saan, kualitas kepemimpinan Partai NasDem ke depan sangat bergantung pada proses kaderisasi di Garda Pemuda NasDem.
"Kalau kita ingin mendapatkan pemimpin-pemimpin yang kredibel dan berintegritas, maka kita harus menjaga Garda Pemuda ini agar tetap bersih. Garda Pemuda adalah sumber mata air lahirnya kepemimpinan Partai NasDem. Kalau sumber mata airnya jernih, maka aliran yang dihasilkan juga akan tetap jernih," kata Saan.
BACA JUGA: PDIP Latih Kader Perempuan dari 38 Provinsi, Hasto: Beranilah Bersuara
Dia mengatakan Kongres II Garda Pemuda NasDem harus menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyiapkan langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.
Saan optimistis Garda Pemuda NasDem menjadi salah satu kekuatan utama untuk mewujudkan target Partai NasDem masuk tiga besar pada Pemilu 2029.
BACA JUGA: Legistalor PDIP Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara, Kalimatnya Tegas & Tajam
"Kita ingin pada Pemilu 2029 Partai NasDem berada di posisi tiga besar. Untuk mencapai target itu, harapan terbesar kita ada pada Garda Pemuda Partai NasDem," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh mengaku kecewa jika organisasinya hanya dipandang sebagai "tukang parkir" dalam setiap kegiatan partai.
Meski demikian, dia menilai Garda Pemuda NasDem tetap diperhitungkan sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki peran strategis.
"Saya kecewa kalau Garda Pemuda NasDem hanya dianggap sebagai tukang parkir. Tetapi saya bangga karena Garda Pemuda NasDem tetap diperhitungkan sebagai salah satu organisasi kepemudaan di negeri ini," ujar Prananda.
Dia mengajak seluruh kader menjadikan Kongres II sebagai momentum konsolidasi organisasi dan penyegaran semangat perjuangan.
Menurut Prananda, delapan tahun perjalanan Garda Pemuda NasDem menjadi fondasi untuk membawa organisasi memasuki fase yang lebih progresif.
"Delapan tahun kemarin adalah fondasi. Hari-hari ke depan adalah momentum kita bersama untuk membangun kebesaran Garda Pemuda dan Partai NasDem. Kongres ini harus menjadi momentum konsolidasi gagasan, penyegaran formasi, dan mengobarkan semangat baru," katanya.
Kongres II Garda Pemuda NasDem mengusung tema "Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat" dan berlangsung hingga Rabu (22/7).
Agenda pembukaan diisi pembacaan manifesto organisasi, penayangan perjalanan 15 tahun Garda Pemuda NasDem, serta pemberian GP NasDem Award kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap gerakan kepemudaan.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem Lestari Moerdijat dan Jan Darmadi, Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Sutiyoso, anggota Fraksi NasDem DPR RI, perwakilan organisasi sayap partai, serta ribuan kader Garda Pemuda NasDem dari berbagai daerah. (kkp/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... PDIP Ungkap Rp 67 Triliun Anggaran Pendidikan 2025 Ternyata Tak Terpakai
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Kenny Kurnia Putra





Komentar (0)