Sabrina Chairunnisa Ungkap Alasan Tak Lagi Nyindir Orang di Medsos

tabloidbintang.com
5 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Sabrina Chairunnisa mengungkap alasan dirinya kini memilih untuk tidak lagi menyindir orang lain melalui media sosial.

Menurut mantan istri Deddy Corbuzier itu, kebiasaan menyindir di media sosial justru bisa memperlihatkan sisi terburuk seseorang.

Hal tersebut disampaikan Sabrina melalui unggahan di media sosialnya. Ia mengaku dulu sempat memiliki kebiasaan meluapkan kekesalan dengan membuat status atau Instagram Story yang berisi sindiran.

"Nyindir orang di sosial media adalah hal yang udah lama banget aku hapus dari kamus kehidupan dan ini alasannya. Bukan karena aku suci tapi karena aku pernah jadi orang itu," tulis Sabrina.

Sabrina kemudian mengenang kebiasaannya di masa lalu. Saat merasa kesal kepada seseorang, ia mengaku sering terdorong untuk mengunggah sesuatu yang menyindir orang tersebut.

"Dulu kalau aku lagi kesal sama orang itu pasti langsung pengen upload status, story yang isinya nyindir kayak rasanya tuh puas banget," akunya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Sabrina mulai menyadari bahwa tindakan tersebut justru dapat memberikan gambaran buruk tentang dirinya kepada orang lain.

Menurut Sabrina, keputusannya untuk berhenti menyindir bukan karena merasa dirinya sudah menjadi sosok yang sempurna atau lebih baik dari orang lain. 

Ia memilih meninggalkan kebiasaan tersebut karena ingin menjaga dirinya sendiri.

"Tapi setelah aku pikir-pikir lagi ternyata yang aku lakuin itu adalah ngasih lihat ke orang versi terburuknya aku," ujarnya.

Media Sosial Jadi Cerminan Diri

Sabrina juga menilai media sosial kini memiliki peran penting dalam kehidupan seseorang. Ia bahkan mengibaratkan media sosial sebagai CV yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

"Karena enggak bisa dipungkiri sosial media itu udah kayak CV-nya kita," kata Sabrina.

Ia kemudian mencontohkan bagaimana sebuah unggahan di media sosial bisa saja berdampak pada kehidupan seseorang. Mulai dari urusan pendidikan hingga pekerjaan, menurutnya, jejak digital dapat menjadi salah satu hal yang diperhatikan orang lain.

"Visa kita bisa ditolak hanya karena satu postingan, kita bisa gagal masuk universitas atau perusahaan yang kita mau cuma karena postingan kita yang menurut mereka 'gak banget'," lanjutnya.

Sabrina juga menyadari bahwa unggahan di media sosial bisa dilihat oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang mungkin memiliki pengaruh dalam kehidupan pribadi seseorang.

Ia kemudian menyinggung kemungkinan ketika seseorang sedang dekat dengan lawan jenis, tetapi unggahan berisi sindiran justru dilihat oleh keluarga orang tersebut.

"Atau sesimpel kamu lagi deket sama cowok terus ibunya ngeliat postingan kamu yang lagi nyindir orang," ungkapnya.

Sabrina pun memahami jika ada orang yang menganggap perubahan sikapnya sebagai sesuatu yang dibuat-buat. 

Ia mengakui bahwa pada awalnya, menahan diri untuk tidak menyindir orang lain di media sosial memang bisa terasa seperti sebuah usaha untuk mengubah kebiasaan.

"Yes! Di awal, makanya aku suka banget sama lirik lagunya Taylor Swift 'Fake it till you make it'," katanya.

Menurut Sabrina, seseorang bisa berubah bukan hanya karena hatinya tiba-tiba berubah, tetapi juga karena membentuk kebiasaan baru. 

Jika terus dilakukan, sesuatu yang awalnya terasa dipaksakan lama-kelamaan dapat menjadi bagian dari diri seseorang.

"Karena mungkin awalnya kita tuh kayak nahan diri untuk nggak kelihatan toxic tapi lama-lama tanpa sadar kita tuh bahkan udah nggak kepikiran lagi buat nyindir orang di sosmed," jelasnya.

Ia pun mengutip pepatah "Alah bisa karena biasa" untuk menggambarkan proses perubahan tersebut.

Pada akhirnya, Sabrina mengatakan keputusan untuk tidak lagi menyindir orang di media sosial merupakan salah satu caranya menjaga ketenangan diri atau inner peace.

"Terakhir, sesimpel ngejaga inner peace aku. Jadi itu semua alasan aku kenapa aku stop untuk nyindir orang di sosial media," pungkas Sabrina.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Urusan Sewa Ruko Berujung Wanita Dikunciin di Dalam Daycare Tangsel
• 6 jam lalu
0
thumb
Indonesia Kirim Wakil di Semua Nomor China Open 2026, Cek Jadwal Pertandingannya Hari Ini
• 22 jam lalu
0
thumb
Mulai Lirik Dunia Akting, Betrand Peto Justru Tak Ingin Ketagihan Main Sinetron
• 18 jam lalu
0
thumb
Geger Mayat Pria Mengapung di Perairan Bakauheni, Kepala Tinggal Tengkorak
• 5 jam lalu
0
thumb
Puan Respons Tarif Lepas WNI Jadi Rp5 Juta: Semoga Semua Tetap Cinta Indonesia
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.