Pemko Medan Kerahkan Alat Berat dan Tim Medis, Dua Korban Masih Dalam Pencarian

mediaapakabar.com
22 jam lalu
Cover Berita

foto: Pemko Medan mengerahkan alat berat, personel, ambulans, dan tenaga kesehatan untuk mempercepat proses evakuasi korban ledakan yang terjadi di Perumahan Grand Polonia, Selasa (21/7/2026).
Mediaapakabar.com-
Pemko Medan mengerahkan alat berat, personel, ambulans, dan tenaga kesehatan untuk mempercepat proses evakuasi korban ledakan yang terjadi di Perumahan Grand Polonia, Selasa (21/7/2026). Hingga kini, dua korban masih dalam pencarian setelah diduga tertimbun reruntuhan bangunan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau proses evakuasi sekaligus memastikan seluruh kebutuhan penanganan di lokasi terpenuhi. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menemukan dua korban yang belum berhasil dievakuasi.

"Fokus kita saat ini adalah pencarian korban. Dari data yang kami terima, awalnya terdapat enam orang yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Sampai saat ini masih ada dua orang lagi yang menjadi fokus pencarian kami," kata Rico Waas.

Wali Kota menjelaskan, dari enam korban, seorang balita dan seorang kurir berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan masih menjalani perawatan. Sementara itu, istri pemilik rumah ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB. Dua korban lainnya diduga masih berada di bawah timbunan material bangunan.

Menurutnya, proses pencarian harus dilakukan secara bertahap mengingat kondisi bangunan yang rusak berat berpotensi membahayakan petugas apabila evakuasi dilakukan secara manual.

"Bagian depan bangunan harus dibersihkan terlebih dahulu menggunakan alat berat agar proses pencarian dapat dilakukan dengan lebih aman," ujarnya.

Selain mengerahkan alat berat, Pemko Medan juga menyiagakan ambulans dan tenaga kesehatan di lokasi untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan medis bagi korban maupun petugas.

"Ambulans dan tenaga kesehatan tetap siaga di lokasi apabila ada kebutuhan penanganan medis," katanya.

Terkait penyebab ledakan, Rico Waas menyebut indikasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

"Indikasi awal memang mengarah pada adanya kebocoran gas. Tetapi nanti Puslabfor yang akan menjelaskan secara lebih detail apa penyebab pastinya. Ini harus dipastikan terlebih dahulu agar tidak terjadi kekeliruan," tuturnya.

Rico Waas juga mengajak masyarakat mendoakan agar dua korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Adapun langkah penanganan terhadap rumah-rumah yang terdampak ledakan akan diputuskan setelah proses evakuasi dan pencarian korban selesai. (MC/DN)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ryan Reynolds Bagikan Kabar Bahagia untuk Penggemar Film Deadpool
• 21 jam lalu
0
thumb
Komnas Anak Bandingkan Ruben Onsu-Sarwendah dengan Gisel-Gading: Kalau Sayang Anak, Buang Ego!
• 9 jam lalu
0
thumb
Hadirkan Bloody Smart hingga Demon Slayer Infinity Castle, Ini Daftar Tontonan Wajibnya
• 11 jam lalu
0
thumb
Cek Harga Changan Deepal S05 di Indonesia, Hadirkan Varian BEV & REEV
• 10 jam lalu
0
thumb
Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Sore Ini
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.