Purbaya Tunggu Masukan dari Menperin dan Danantara soal Rincian Terbaru Insentif Kendaraan Listrik

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah masih mematangkan skema dan rincian penyaluran insentif untuk kendaraan listrik (EV).

Purbaya Tunggu Masukan dari Menperin dan Danantara soal Rincian Terbaru Insentif Kendaraan Listrik. (Foto Istimewa)

IDXChannel – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah masih mematangkan skema dan rincian penyaluran insentif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Menurut Purbaya, pemerintah saat ini sedang menantikan masukan teknis dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serta Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa.

Baca Juga:
Prabowo Rayu Jerman Investasi Kendaraan Listrik-Industri Semikonduktor di Indonesia

"Saya masih tunggu masukan dari Menperin dan dari Danantara, Pak Sigit (CTO Danantara), karena dia yang diminta menentukan ke mana subsidinya," ujar Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Purbaya menegaskan, program insentif bagi pembelian mobil listrik maupun motor listrik dipastikan tetap berlanjut.

Baca Juga:
Dukung Ekspansi Kendaraan Listrik Electrum, TOBA Siapkan Fasilitas Pinjaman USD23 Juta

Meski demikian, bakal ada penyesuaian mekanisme penyalurannya, khususnya untuk jenis kendaraan roda dua.

Baca Juga:
Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Listrik Naik 32,48 Persen Jadi Rp23,94 Triliun

“Motor listrik masih ada insentif, nanti tapi dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu," ujar dia.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan alokasi kuota insentif kendaraan listrik tahun ini sebanyak 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik. Nilai insentif untuk motor listrik diperkirakan berada di kisaran Rp5 juta per unit.

Meskipun gambaran besaran tersebut telah beredar di publik, Purbaya menekankan bahwa angka resmi serta skema bantuan fiskal final baru akan diumumkan setelah seluruh pembahasan lintas kementerian dan lembaga (K/L) tuntas.

Adapun pelaksanaan insentif motor listrik yang sebelumnya ditargetkan mulai berjalan pada Juni 2026 telah diputuskan untuk ditunda selama satu bulan agar mekanisme penyalurannya dapat disempurnakan.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Inisiatif Beyond2020 dari Zayed Sustainability Prize Memperkuat Ketahanan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 200.000 Orang di India
• 20 jam lalu
0
thumb
Pemotor Diduga Pura-pura Tertabrak Pesepeda di Jaktim Lalu Minta Ganti Rugi
• 12 jam lalu
0
thumb
Manchester United Siap Beli Pemain Cadangan PSG Rp1,2 Triliun
• 17 jam lalu
0
thumb
Houthi Blokir Pelayaran Kapal Arab Saudi di Laut Merah
• 10 jam lalu
0
thumb
Lewat Program GARBATERA, Pertamina Patra Niaga Wujudkan Generasi Sehat
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.