TABLOIDBINTANG.COM - Film Children of Heaven tidak hanya menghadirkan kisah sederhana tentang dua kakak beradik yang berbagi sepasang sepatu.
Bagi Dr. Yahya Jahan Giri, Konselor Kebudayaan Republik Islam Iran di Jakarta, film karya sutradara Majid Majidi tersebut merupakan karya yang sarat pelajaran moral dan kemanusiaan.
"Children of Heaven lebih merupakan pelajaran moral daripada sekadar film," ujar Dr. Yahya Jahan Giri kepada wartawan.
Film yang pertama kali diproduksi pada 1997 itu mengisahkan Ali dan Zahra, dua bersaudara dari keluarga sederhana yang terpaksa bergantian menggunakan sepasang sepatu setelah sepatu Zahra hilang.
Ali kemudian mengikuti lomba lari demi mendapatkan sepatu baru untuk sang adik.
Menurut Dr. Yahya, kekuatan film tersebut terletak pada kemampuannya menyampaikan nilai-nilai besar melalui cerita yang sederhana.
"Film ini membuktikan bahwa konsep moral terdalam dapat digambarkan dengan unsur-unsur paling sederhana," terang Dr Yahya.
Menurut Dr Yahya Jahan Giri film Children of Heaven mengajarkan banyak hal, mulai dari tanggung jawab, pengorbanan, kasih sayang keluarga, empati, harga diri, hingga pentingnya tidak terburu-buru menghakimi orang lain.
"Nilai seseorang tidak bergantung pada harta bendanya, tetapi pada kebajikan moralnya, kemauannya, dan bagaimana menghadapi kesulitan hidup," ujar Dr. Yahya.
Film tersebut juga memberikan perspektif bahwa keterbatasan ekonomi tidak selalu menjadi penghalang untuk meraih keberhasilan. Kesulitan justru dapat membentuk ketangguhan, kedisiplinan, dan karakter seseorang.
"Pelajaran terpenting dari bagian ini: tidak setiap kesulitan merupakan hambatan. Terkadang Tuhan menggunakan kesulitan untuk menghamparkan jembatan bagi seseorang untuk mencapai puncak kesuksesan," beber Dr Yahya.
Pesan tentang kegigihan juga menjadi salah satu hal yang paling kuat dalam film tersebut. Ali terus berusaha meski menghadapi berbagai kesulitan hingga akhirnya mencapai garis finis dalam perlombaan lari.
"Kegagalan sejati bukanlah jatuh, melainkan menyerah," ucap Dr. Yahya.
Kini, kisah tersebut hadir dalam adaptasi resmi Indonesia berjudul Children of Heaven (Gantian Sepatu). Film berdurasi 97 menit itu disutradarai Hanung Bramantyo dan diproduseri Manoj Punjabi.
Dibintangi Jared Ali, Humaira Jahra, Andri Mashadi, Faradina Mufti, Slamet Rahardjo, Dodit Mulyanto, dan Didik Nini Thowok, film ini mengadaptasi kisah asli ke dalam konteks budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia.
Dr. Yahya berharap film tersebut dapat memperkuat hubungan budaya Iran dan Indonesia sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda.
"Children of Heaven bukan hanya cerita tentang kehilangan sepasang sepatu, tetapi juga tentang menemukan kemanusiaan, moralitas, dan harapan di tengah kesulitan hidup," pungkas Dr Yahya Jahan Giri.





Komentar (0)