Liputan6.com, Jakarta - Orang Tua siswa memberikan kesaksian soal robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, saat Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024 berlangsung.
"Awalnya ya itu kejadian kan pas libur Pilkada. Jadi enggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun enggak ada yang tahu. Warga sekitar aja yang tahu awalnya itu pagi hari sekitar jam 06.30 WIB. Enggak ada angin, enggak ada hujan, tiba-tiba roboh," kata salah satu orang tua siswa, Evi Afrida kepada wartawan di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta, Selasa (21/7/2026), demikian dikutip Antara.
Advertisement
Saat itu terjadi hujan deras turun di sore hari hingga gedung sekolah itu perlahan roboh. Dari kejadian tersebut memang tak ditemukan korban jiwa. Namun, orang tua tentu merasa resah jika gedung itu semakin ambruk hingga membahayakan banyak orang. Sejak itu, orang tua terus meminta kejelasan kepada pihak sekolah, namun belum ada kepastian hingga kini.
"Ya dari sekolah sih sudah menindaklanjuti, lapor ke Dinas sudah, sudah lapor itu. Cuman memang sampai saat ini belum ada kepastian tindak lanjut," kata Evi.





Komentar (0)