tvOnenews.com - Setelah berakhirnya gelaran SEA V Cup 2026 putaran pertama di Filipina pekan lalu, ternyata tak ada perubahan pada ranking dunia para peserta termasuk Timnas Voli Indonesia yang menjadi runner up.
Hal tersebut pun sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar yang mempertanyakan penyebab hasil SEA V Cup tak berdampak pada ranking dunia Timnas Voli Indonesia.
Sampai akhirnya, belakangan terungkap bahwa SEA V Cup 2026 seri pertama tidak masuk dalam kalender resmi FIVB sebagai turnamen zonal.
- SEA V CUP
Akibatnya, seluruh hasil pertandingan yang berlangsung pada seri pertama tidak menghasilkan tambahan ataupun pengurangan poin ranking dunia.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat SEA V Cup selama ini dikenal sebagai ajang yang mempengaruhi peringkat internasional peserta.
Hingga sekarang, Southeast Asia Volleyball Association (SAVA) belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan perubahan status kompetisi tersebut.
Mengutip dari unggahan akun instagram @volleyball.idn, banyak penggemar menduga perubahan format menjadi penyebab utama SEA V Cup 2026 tidak diakui dalam kalender zonal FIVB tahun ini.
"Tahun lalu Leg 1 dan Leg 2 semua pertandingannya berefek langsung terhadap ranking. Bisa jadi perubahan format dari yang awalnya berwujud single round robin menjadi turnamen knock out merupakan dugaan sementara alasan tidak berlakunya poin FIVB di salah satu leg ini," tulisnya.
Meski demikian, SEA V Cup 2026 putaran yang kedua sudah dipastikan masuk dalam kalender resmi FIVB sebagai turnamen zonal yang mempengaruhi ranking dunia.
- SEA V Cup
Artinya, setiap kemenangan maupun kekalahan yang diraih tim peserta akan berdampak langsung terhadap perolehan poin FIVB.
SEA V Cup 2026 putaran kedua sendiri akan berlangsung di Indonesia mulai dari 22-26 Juli 2026.
Pada laga pembuka, Timnas Voli Indonesia akan langsung menghadapi Kamboja yang merupakan juara putaran pertama pada Rabu (22/7/2026) besok di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.
(akg)





Komentar (0)