Siapa bilang membaca buku itu ketinggalan zaman? Seiring dengan naiknya tren slowmaxxing, kegiatan-kegiatan yang memungkinkan kita jauh dari layar ikut populer. Membaca buku salah satunya yang kini menjadi primadona. Ketika dunia didominasi dengan digitalisasi, membaca buku bukan hanya menjadi hobi semata, tapi satu di antara banyaknya jalan keluar dari fenomena doomscrolling yang berdampak pada kesehatan mental.
Buku juga barang yang aksesibel, Beauties. Nggak harus selalu beli baru, tapi setiap orang bisa membacanya dengan cara beli buku bekas, pinjam di perpustakaan atau ke teman yang memilikinya. Jadi, nggak heran kalau kamu menjumpai semakin banyak orang yang membaca buku, termasuk di ruang publik.
Fenomena ini pun turut disorot brand hingga komunitas. Banyak komunitas yang memberikan wadah bagi para book lovers untuk saling bertemu, membaca bersama, dan ngobrol tentang buku favoritnya. Di sisi lain, brand fashion menggunakan buku sebagai bahan marketing hingga inspirasi desain mereka. Simak, yuk, bagaimana buku bisa merajalela tahun ini!






Komentar (0)