Golden Eagle TNI Bermanuver Bareng Jet Siluman Jepang di Australia

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerbang pesawat tempur T-50i Golden Eagle TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengikuti latihan manuver dengan jet tempur siluman (stealth) dari Jepang, F-35A.

Mereka berlatih Dissimilar Basic Fighter Maneuver (DBFM) dalam ajang latihan udara multinasional Pitch Black 2026 di wilayah udara Darwin, Australia, Senin (20/7/2026).

Baca juga: Harga F-35A Naik, Swiss Kurangi Pembelian Jet Tempur AS

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Laksamana Pertama (Laksma) I Nyoman Suadnyana menjelaskan, latihan DBFM merupakan bagian dari Air Maneuver Exercise (AMX) untuk memperkenalkan karakteristik, kemampuan, dan performa berbagai pesawat tempur yang dioperasikan negara peserta latihan.

“Pada sesi tersebut, penerbang T-50i Golden Eagle TNI AU melaksanakan latihan bersama penerbang yang mengoperasikan pesawat F-16D Fighting Falcon dari Royal Singapore Air Force (RSAF) dan pesawat siluman F-35A Japan Air Self-Defense Force (JASDF),” kata Nyoman dikutip dari siaran pers, Selasa (21/7/2026).

Baca juga: HUT TNI AU, Pesawat Kepresidenan Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle

Menurut TNI AU, latihan tersebut menjadi tahapan penting untuk membangun pemahaman taktis dan meningkatkan interoperabilitas antarpeserta sebelum memasuki rangkaian latihan udara yang lebih kompleks dalam Pitch Black 2026.

AFP / JAPAN OUT / JIJI PRESS Jet temput F-35A milik Jepang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pitch Black merupakan latihan udara multinasional yang digelar Angkatan Udara Australia dan diikuti sejumlah negara untuk meningkatkan kemampuan tempur serta kerja sama antarangkatan udara.

“Keikutsertaan TNI AU dalam Pitch Black 2026 mencerminkan komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapan penerbang dalam melaksanakan setiap tugas, sekaligus memperkuat kerja sama serta interoperabilitas dengan angkatan udara negara-negara sahabat,” pungkas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bupati Bangka Tengah Minta Inspektorat Evaluasi Seluruh OPD Setiap Tiga Bulan untuk Perkuat Pengawasan
• 13 menit lalu
0
thumb
70% Pasien Diabetes di RI Tak Terdeteksi, Kemenkes Imbau Warga Manfaatkan CKG
• 23 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Menargetkan Seluruh Sekolah di Indonesia Rampung Direnovasi pada 2029
• 13 jam lalu
0
thumb
Harga Komoditas: Minyak Dunia Melesat 1 Persen, Nikel dan Timah Melemah
• 14 jam lalu
0
thumb
Klarifikasi Gus Miftah Soal Tudingan Menerima Aliran Dana Korupsi Proyek Kereta Api
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.