Sebut Regulasi-Peraturan Indonesia Terlalu Banyak, Presiden Prabowo: Kita Harus Sederhanakan

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, namun tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

Sebut Regulasi-Peraturan Indonesia Terlalu Banyak, Presiden Prabowo: Kita Harus Sederhanakan

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan digitalisasi layanan pemerintahan, termasuk percepatan implementasi Single National Identity Card sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Prabowo menyebut Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, namun tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Tugaskan BRIN Temukan Sumber Air Baru

“Kita yakin berada di arah yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak,” kata Prabowo, Selasa (21/7/2026). 

Sebagai langkah perbaikan, Prabowo menegaskan pentingnya menyederhanakan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah, kata dia, tengah merintis digitalisasi pemerintahan melalui GovTech dan berbagai program transformasi digital lainnya.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih untuk Berantas Penyelewengan

“Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan. Kita akan mulai melaksanakan atau sudah merintis ke arah digitalisasi pemerintahan, dengan GovTech, dengan program-program lainnya,” katanya.

Prabowo juga berharap implementasi Single National Identity Card dapat segera direalisasikan agar layanan publik menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:
Prabowo: Indonesia Punya Sistem Perlindungan Sosial Salah Satu Terkuat di Dunia

“Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya. Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo menilai Indonesia telah memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat sebagai hasil pembangunan yang berkesinambungan.

“Salah satu prestasi kita adalah bahwa sekarang kita memiliki sistem perlindungan sosial yang menurut saya, merupakan salah satu yang terkuat di dunia,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan merupakan hasil estafet kepemimpinan nasional dari para presiden sebelumnya. Menurutnya, tugas pemerintah saat ini adalah melanjutkan, membangun, dan menyempurnakan fondasi yang telah ada.

“Saya selalu mengakui ini adalah long march semua dari Bung Karno, dari Soeharto, Megawati, Gus Dur, Jokowi, semua hasil dari kerja keras pemerintah kita. Tugas kita, kita bangun kita perbaiki,” kata Prabowo.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri Bahlil Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Bakal Turun, Kapan?
• 13 jam lalu
0
thumb
Istri Pembakar 10 Rumah di Lubuklinggau Sujud Minta Maaf ke Tetangga
• 6 jam lalu
0
thumb
Persija bakal Turunkan Skuad Utama di Piala Presiden 2026
• 17 jam lalu
0
thumb
Kemarau, pendaki diimbau waspada saat gunakan api guna cegah karhutla
• 5 jam lalu
0
thumb
Menko Erlangga: Pendaratan Kabel Nongsa-Changi Tandai Era Baru Koridor Digital dan Kemitraan RI-Singapura
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.