Protes Sejumlah Kebijakan FIFA, Presiden UEFA Absen di Final Piala Dunia 2026

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden UEFA Aleksander Ceferin memilih tidak menghadiri final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Ahad (19/7/2026) waktu setempat. Ketidakhadirannya disebut sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan FIFA yang memicu ketegangan antara dua organisasi sepak bola terbesar di dunia.

Ceferin sebenarnya sempat hadir pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Mexico City yang mempertemukan tuan rumah bersama Meksiko dengan Afrika Selatan. Namun, ia memutuskan tidak bertolak ke New Jersey untuk menyaksikan partai final.

Baca Juga
  • Messi Curhat di Medsos Usai Final Piala Dunia 2026: Luka Kekalahan Ini Sangat Besar
  • CONMEBOL Klaim Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, FIFA Masih Kaji Usulan
  • Pemain Timnas Muda Palestina Syahid Dibunuh Pemukim Israel di Tengah Sorak-Sorai Piala Dunia

Salah satu pemicu utama ketidakhadiran Ceferin adalah keputusan FIFA yang membatalkan hukuman skorsing terhadap penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun setelah adanya intervensi Presiden AS Donald Trump, seperti dikutip dari BBC, Selasa (21/7/2026).

UEFA sebelumnya mengecam keras keputusan tersebut. Organisasi sepak bola Eropa itu menilai langkah FIFA mencederai prinsip penegakan aturan dalam sepak bola internasional.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Ketika kepastian aturan tidak lagi dijamin oleh para penjaganya, integritas permainan dipertaruhkan dan kredibilitas kompetisi dirusak," demikian pernyataan UEFA.

Selain persoalan Balogun, Ceferin juga dikabarkan tidak sejalan dengan sejumlah perubahan yang didorong Presiden FIFA Gianni Infantino. Salah satunya adalah penyelenggaraan pertunjukan hiburan pada jeda babak pertama final Piala Dunia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penelusuran Cafe D Clan hingga Koin Money Changer, Benarkah Milik Don Ritto dan Bukan Eks Jampidsus?
• 5 jam lalu
0
thumb
DJP Ungkap Alasan Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas
• 5 jam lalu
0
thumb
Foto: Cile Tetapkan Status Darurat Usai Direndam Banjir Akibat Hujan Lebat
• 5 jam lalu
0
thumb
Eks Wamenaker Noel Minta Prabowo Hati-hati, Sebut Lingkarannya Akan Berkhianat!
• 15 jam lalu
0
thumb
Sebelum Tewas dari Apartemen Lantai 46, RM Napitupulu Sempat Dilaporkan Hotman Paris atas Dugaan Penggelapan
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.