Sempat Terhenti Sejak Awal Juli, Layanan Penyeberangan Perintis NTT Kembali Beroperasi

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Keberlanjutan layanan perintis sangat penting karena menjadi penghubung utama bagi masyarakat kepulauan.

Sempat Terhenti Sejak Awal Juli, Layanan Penyeberangan Perintis NTT Kembali Beroperasi. Foto: ASDP.

IDXChannel - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan perintis di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali beroperasi mulai Senin (20/7/2026) setelah sempat terhenti sejak awal Juli akibat keterbatasan alokasi subsidi operasional.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi kembali beroperasinya layanan penyeberangan perintis ASDP di NTT di tengah proses penyesuaian kontrak dan dukungan pemerintah yang masih berlangsung.

Baca Juga:
ASDP Bebaskan Tarif Jasa Pelabuhan Selama Libur Sekolah, Harga Tiket Turun hingga 21,9 Persen

"Kami bersyukur layanan perintis dapat kembali melayani masyarakat. Pemerintah juga mendukung perubahan skema subsidi keperintisan menjadi Public Service Obligation (PSO) agar keberlangsungan layanan publik semakin terjamin," ujar Dudy dalam pernyataan resmi, Selasa (21/7/2026). 

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan, keberlanjutan layanan perintis sangat penting karena menjadi penghubung utama bagi masyarakat kepulauan, tidak hanya untuk mobilitas penumpang, tetapi juga distribusi logistik serta akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga:
ASDP Angkut 2 Juta Lebih Penumpang di Musim Liburan Sekolah 2026

Menurut Heru, ASDP telah mengusulkan penguatan dukungan pendanaan hingga akhir tahun sekaligus mendorong penerapan skema Public Service Obligation (PSO) sebagai mekanisme pembiayaan layanan perintis ke depan agar memiliki kepastian anggaran yang lebih berkelanjutan.

"Layanan perintis bukan sekadar menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya, tetapi menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi. Karena itu, keberlanjutan layanan ini menjadi tanggung jawab bersama," kata Heru.

Baca Juga:
Pemerintah Tambah Anggaran ASDP dan Pelni hingga Rp209 Miliar

Mulai 20 Juli, tiga kapal perintis ASDP kembali melayani masyarakat di NTT, yakni KMP Ile Mandiri pada lintasan Kalabahi–Bakalang–Baranusa–Adonara–Lewoleba–Solor–Larantuka (PP), KMP Namparnos pada lintasan Kalabahi–Pura–Teluk Gurita–Maritaing (PP), dan KMP Ile Ape pada lintasan Kewapante–Pulau Besar (PP).

Sementara itu, KMP Uma Kalada yang melayani lintasan Sabu–Raijua–Waingapu (PP) masih menghentikan operasional sementara menyusul imbauan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem demi menjaga keselamatan pelayaran.

Dalam rapat tersebut, pemerintah menyatakan berkomitmen menjaga keberlanjutan layanan angkutan perintis meski alokasi subsidi pada Semester II-2026 belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan operasional hingga akhir tahun. 

Pemerintah bersama DPR RI akan menindaklanjuti kebutuhan pendanaan sesuai mekanisme yang berlaku agar layanan transportasi publik di wilayah kepulauan tetap berjalan.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemensos Gandeng PKP Percepat Renovasi Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat
• 8 jam lalu
0
thumb
Lebih dari 90% Penderita Melasma adalah Perempuan, Ini Penyebabnya
• 55 menit lalu
0
thumb
Fakta-fakta Operasi Tangkap Tangan di Lombok Barat: Amankan Bupati Hingga Sita Uang Ratusan Juta
• 9 jam lalu
0
thumb
Industri Pangan Sumbang 42,01 Persen PDB Manufaktur, Teknologi Jadi Fokus ProPak 2026
• 40 menit lalu
0
thumb
Infografis 10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes 2026
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.