Seorang Atlet Golf Jesslyn Dilaporkan Diculik Gerombolan Laki-Laki, Ini Kata Polisi

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang atlet golf, Jesslyn Wijaya, dilaporkan menjadi korban dugaan penculikan di sebuah restoran kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026). Kasus itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (16/7/2026).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra membenarkan adanya laporan mengenai dugaan penculikan itu. Menurut dia, saat ini polisi masih mendalami berbagai bukti dan keterangan di lapangan.

Baca Juga
  • Kabar Terlibat Doxing Dosen FH UGM, Menteri PU: Saya Enggak Ngerti Gitu-Gitu
  • Purbaya Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun, Strategi Masih Dikaji

"Betul ada laporan tersebut ke Polres Jakarta Pusat. Selanjutnya kami masih lakukan pendalaman untuk mencari fakta-faktanya," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/7/2026).

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA tertanggal 16 Juli 2026, peristiwa itu bermula ketika korban didatangi oleh sejumlah orang yang tidak dikenal di restoran tersebut pada Senin sekitar pukul 19.50 WIB.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Setelah itu, korban disebut dibawa secara paksa atau diculik oleh lima orang laki-laki langsung menuju ke dalam mobil warna hitam.

Pelapor dan beberapa temannya mencoba menghubungi korban melalui WhatsApp maupun telepon ke HP milik korban. Namun tidak ada jawaban atau balasan dari korban.

Pelapor juga mengaku telah mengunjungi kediaman korban. Namun korban tetap tidak ditemukan. Diduga korban diculik atau disekap atau dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum.

 

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menaker Sebut Satgas PHK Masih Aktif Pantau Perusahaan yang Rumahkan Karyawan
• 19 jam lalu
0
thumb
Noel Titip Pesan ke Prabowo: Waspadai Pengkhianatan Elite di Lingkaran Presiden
• 19 jam lalu
0
thumb
TNI Dilibatkan Urus Pajak, Anggota DPR: Bukan Tugasnya, DJP Harus Pikirkan Dampak
• 2 jam lalu
0
thumb
BYD Rekrut Eks Menlu Hongaria Jadi Petinggi Baru
• 13 jam lalu
0
thumb
DPR Dukung BPKP Perkuat Pengawasan Program Prioritas Nasional
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.