Bahlil Siapkan Mandatori Etanol Bertahap, E20 Ditargetkan Berlaku pada 2028

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan penerapan mandatori campuran etanol pada bahan bakar bensin secara bertahap. Program tersebut akan diawali dengan penerapan E10 sebelum meningkat menjadi E20 yang ditargetkan berlaku pada 2028 hingga 2029.

Hal itu disampaikan Bahlil usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna dan rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Bahlil mengatakan pembahasan mengenai kebijakan mandatori etanol turut dibahas dalam pertemuan bersama Presiden. Menurut dia, kajian mengenai program tersebut telah berjalan sejak 2025 dan kini hampir rampung.

"Tadi juga dalam rapat dengan Bapak Presiden, memang proposal untuk etanol mandatory ini sudah kita lakukan sejak 2025 dan kajian kita sudah hampir selesai," kata Bahlil.

Dia menjelaskan, pemerintah saat ini merencanakan penerapan campuran etanol 20% (E20) pada bensin dalam rentang waktu 2028 hingga 2029.

"E20 itu dalam perencanaan yang kita akan tetapkan nanti sampai dengan 2028-2029," ujarnya.

Baca Juga

  • Prabowo Minta Bahlil Untuk Kaji Penerapan B60
  • Bahlil Klaim Devisa Ekspor Batu Bara Capai US$15 Miliar pada Semester I/2026
  • Bahlil Tegaskan Koperasi Tetap Diprioritaskan Dapat Izin Tambang Usai Putusan MK

Menurut Bahlil, penerapan mandatori etanol bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM, khususnya bensin.

"Karena begitu etanol kita terapkan mandatory, maka kita bisa melakukan efisiensi atau penghematan terhadap impor BBM untuk bensin," katanya.

Namun, pemerintah tidak ingin kebijakan tersebut justru meningkatkan ketergantungan terhadap impor etanol. Oleh sebab itu, pemerintah lebih dulu membangun kapasitas industri di dalam negeri.

"Tetapi kita tidak pengen begitu kita terapkan E20 tapi etanolnya kita impor. Maka sekarang kita mempersiapkan industrinya dulu," ujar Bahlil.

Dia menyebut bahan baku utama industri etanol akan berasal dari komoditas pertanian domestik seperti singkong, tebu, jagung, dan sejumlah tanaman lainnya.

"Industrinya di mana? Yaitu bahan bakunya adalah singkong, tebu, kemudian jagung dan beberapa komoditas lain. Nah satu sampai dua tahun ini kita melakukan persiapan, setelah itu kita mandatory full E20," katanya.

Saat ditanya apakah target implementasi E20 dapat dimulai pada 2027, Bahlil menyatakan pemerintah akan berupaya mempercepat pelaksanaannya apabila seluruh persiapan telah memadai.

"Lebih cepat lebih baik," ujarnya.

Terkait kesiapan pasokan tebu sebagai salah satu bahan baku utama etanol, Bahlil mengatakan pemerintah tengah menyiapkan pengembangan perkebunan tebu yang terintegrasi dengan industri hilirisasi.

Dia mencontohkan model industri di Brasil yang mampu mengalihkan produksi antara gula dan etanol sesuai perkembangan harga pasar.

"Di Brazil itu semua mekanisasi dan dia bisa membuat industrinya dua model. Begitu harga etanolnya naik, dia akan di-switch ke etanol. Tapi begitu harga gulanya naik, dia akan switch ke gula. Jadi dua model ini akan kita lakukan," tuturnya.

Menurut Bahlil, pemerintah kini sedang mematangkan rencana pengembangan industri tersebut bersama sejumlah perusahaan.

Ketika ditanya apakah pemerintah akan langsung menerapkan E20, Bahlil memastikan implementasi akan dilakukan secara bertahap.

"Bertahap. Mungkin kita akan bertahap di E10 dulu," tandas Bahlil.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Resmi! PBVSI Coret Doni Haryono, Panggil Luvi Febrian untuk Bela Timnas Voli Indonesia di SEA V Cup 2026
• 20 jam lalu
0
thumb
Prabowo Ultimatum Pemegang Izin Konsesi, Dua Tahun Tak Ada Kegiatan Bakal Dicabut
• 17 jam lalu
0
thumb
Danantara Investment Management Serahkan CLoA ke 8 Mitra Terpilih PSEL Tahap Kedua
• 4 jam lalu
0
thumb
Pemprov Kaltim Tanam 2.200 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir
• 18 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Saya Diserang karena Ingin Beri Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.