JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo merespon kritikan masyarakat soal gaya bicaranya yang dinilai slengekan.
Ia mengaku tidak mempermasalahkan kritikan tersebut. Menurut dia, kritik justru menjadi masukan untuk memperbaiki diri.
BACA JUGA:Hotman Paris Minta Maaf Usai Semprot Wartawan 'Lu Punya Otak Gak?', Ngaku Tersulut Emosi
"Lho, enggak ada masalah. Kritik itu kan bagus. Kritik itu bagus membuat saya lebih bisa memperbaiki diri lagi ke depan," kata dia di Istana Kepresidenan, Senin, 20 Juli 2026.
Saat disinggung soal gaya komunikasinya yang dinilai terlalu santai atau "slengekan", Menteri PU mengaku hal itu merupakan karakter pribadinya yang terbentuk dari latar belakang sebagai orang Jawa Timur dan mantan pelaku usaha.
"Ya gimana, saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, gimana, ya agak slengekan. Kecuali sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks semua," jelas sambil tertawa.
BACA JUGA:Lirik Lagu Natural - BTS dan Terjemahan Bahasa Indonesia, Rilis MV Eksklusif di Spotify
Ia juga membantah mendapat teguran atau arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait kritik yang ramai di media sosial.
"Enggak ada. Belum ada," ujarnya saat ditanya apakah pernah dipanggil Presiden terkait polemik tersebut
Dody pun membantah tudingan dirinya terlibat dalam praktik doxing atau penyebaran identitas pribadi dosen UGM usai mengomentari twit sebuah akun X soal mutasi seorang ASN Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
BACA JUGA:TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital RI Lewat Sistem Kabel Laut NCC
Ia mengaku bahkan baru mengetahui istilah tersebut setelah dijelaskan oleh wartawan.
"Saya ini pegiat media sosial enggak. Gimana saya tahu arti kata doxing ini. Mbak yang jelasin. Nggak ngerti saya gitu-gitu," kata Menteri PU.






Komentar (0)