Prabowo Akui Ada Oknum Cari Kekayaan Pribadi, Tegaskan Tak Akan Tebang Pilih

kumparan.com
18 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin karena masih ada pihak yang berusaha meraup keuntungan pribadi dari program yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah akan menindak setiap penyimpangan tanpa tebang pilih, tetap mengedepankan langkah yang terukur.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

"Kita sedih ada oknum-oknum, pribadi-pribadi yang ingin cari kekayaan dari suatu pekerjaan atau suatu usaha yang begitu besar, begitu mulia. Tapi apa boleh buat, dengan sedih kita perbaiki," ujar Prabowo.

Prabowo kemudian menegaskan komitmennya untuk menindak setiap pelanggaran tanpa membedakan siapa pun yang terlibat.

"Sekali lagi berkali-kali saya bilang bahwa percayalah kita tidak akan pilih kasih, tebang pilih," tegasnya.

Meski demikian, Prabowo menilai penegakan hukum dan pembenahan birokrasi harus dilakukan secara bijaksana agar tidak justru merusak sistem yang sedang dibangun.

"Tentunya kita butuh kearifan. Waktunya kapan, bilamana, di mana, karena kita ingin menyehatkan badan Indonesia," katanya.

Ia mengibaratkan proses pembenahan pemerintahan seperti menangani penyakit serius yang membutuhkan terapi, bukan sekadar tindakan ekstrem.

"Kalau ada orang umpamanya kena kanker, jalan pintas bisa potong saja kakinya. Tapi mungkin dengan terapi teknologi kita bisa tanpa harus merusak badan," ujarnya.

Menurut Prabowo, pemerintah juga akan terus memerangi berbagai praktik penyimpangan yang merugikan negara, seperti mark up, penipuan, manipulasi harga (under transfer pricing), hingga kolusi dalam proses pemberian kredit.

"Tapi kalau diracuni dengan mark up, dengan penipuan, dengan under transfer pricing, dengan praktik-praktik birokrasi dan perbankan yang tidak benar, itu yang harus kita bereskan," tandas dia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Celoteh Hotman Paris ke Jurnalis Berujung Permintaan Maaf
• 4 jam lalu
0
thumb
"Kalau Tak Keluar Gang, Enggak Bisa Lihat Siang", Kala Permukiman Tak Terjamah Matahari
• 3 jam lalu
0
thumb
Gubernur New York Pakai AI untuk Analisis Regulasi-Kebijakan yang Sudah Usang
• 22 jam lalu
0
thumb
[FULL] Panas! Debat Kuasa Hukum Roy Vs Ade Darmawan soal Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
• 11 jam lalu
0
thumb
Prabowo Banggakan Selesaikan 108 Masalah: Kita Tidak Boleh Sombong, Ojo Dumeh
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.