Ratapi Kepergian Temon Templar, Istri Ungkap Keinginan Terakhir sang Komedian yang Belum Tercapai

grid.id
19 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Usai Temon Templar meninggal dunia, keinginan terakhir mendiang yang belum tercapai pun terungkap. Hal itu diungkapkan oleh sang istri, Mae.

Diketahui, Temon Templar meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) lalu. Dirinya mengalami serangan jantung.

Selain itu, ia disebut memiliki riwayat darah tinggi. Mendiang pun sempat dilarikan ke rumah sakit meski nyawanya tak sempat tertolong.

Jenazah sang komedian akhirnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Senin (13/7/2026). Kepergian mendiang memang mengagetkan banyak orang.

Pasalnya, tak banyak yang tahu jika Temon Templar tengah sakit. Bahkan, manajer hingga sahabatnya pun tak mengetahui hal itu.

Dikutip dari Kompas.com pada Senin (20/7/2026), Rico, anak Temon mengungkap bahwa sang ayah ingin keluarganya berkumpul. Ia juga ingin mantan istrinya bersatu dengan keluarganya.

"Palingan Papa pengennya kita kumpul aja sih semua. Anak-anaknya, istri-istrinya, itu aja sih," ujarnya.

Rico mengungkap bahwa sang ayah ingin anak-anaknya berkumpul dalam satu atap. Hal itu sudah disampaikan Temon sejak lama.

"Iya emang maunya gitu, maunya semua kumpul. Semua istrinya, semua anak-anaknya semua kumpul di bawah semua satu rumah. Pengen bareng," ujarnya.

Ya, diketahui, pemilik nama lengkap Simson Rarameha itu memiliki seorang mantan istri. Sedangkan, ia meninggalkan satu orang istri dan 9 orang anak.

Sedangkan, dikutip dari Tribunnews pada Senin (20/7/2026), Mae, istri Temon mengungkap bahwa ada keinginan terakhir almarhum yang belum terpenuhi.

 

Mae mengatakan bahwa ia dan mendiang sempat berencana untuk mengantarkan anak mereka masuk sekolah pertama ke TK. Ya, Temon memiliki anak yang masih kecil dan baru akan masuk TK.

"Tadinya kita mau sekolahin anak TK," ujarnya.

"Maksudnya nganter pertama kali pas masuk TK, jadi ya nggak kesampean," lanjutnya.

Ia mengungkap bahwa dirinya dan Temon Templar memiliki keinginan terakhir untuk membesarkan anak mereka. Mereka berharap agar anak tersebut menjadi anak yang hebat.

Namun sayang, belum sempat mengantar sang anak sekolah, Temon justru sudah dipanggil Sang Kuasa. Mae pun hanya bisa pasrah mengantarkan anaknya tanpa sang suami.

"Jadi ya memang niat kita besarin agar jadi anak hebat," jelasnya.

Kepergian Temon Templar tentu menjadi pukulan hebat untuk Mae. Dirinya mengaku kerap tidur di bantal yang kerap digunakan mendiang.

Hal ini tak lain dan tak bukan untuk meredam rasa rindu dan kehilangan sang suami. Bahkan, ia tidur ditemani foto mendiang.

Bahkan, Mae juga sengaja belum mengganti seprei dan bantal yang dipakai mendiang terakhir kali. Hal ini juga untuk mengobati rindunya.

"Saya tidur di bantal yang dia tidurin sebelumnya sekarang, jadi di bagian dia," jelasnya.

"Biasanya saya di sini, sekarang saya di pinggir di bagian dia tidur. Jadi bantalnya belum saya ganti, sprei guling belum saya ganti, jadi saya tidur di situ, sampingnya foto dia," jelasnya. (*)

 

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Hari Ini 20 Juli 2026: Antam, UBS, dan Galeri 24
• 19 jam lalu
0
thumb
Hujan Ekstrem Picu Longsor dan Banjir Dahsyat, 25 Orang Meninggal
• 5 jam lalu
0
thumb
BLINGOUTKID Ubah Pengalaman Patah Hati Jadi Single Lonely
• 15 jam lalu
0
thumb
Samsung Akui Masalah Layar Merah Galaxy S26 Ultra
• 21 jam lalu
0
thumb
3 Aktor Intelektual Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Divonis 10-13 Tahun Penjara
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.