TABLOIDBINTANG.COM - Alamanda Pictures berkolaborasi dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka resmi meluncurkan film PRAMUKA pada Senin (20/7) di CGV Grand Indonesia, Jakarta.
Film petualangan keluarga ini hadir dengan membawa pesan tentang keberanian, kepemimpinan, gotong royong, serta kepedulian sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter generasi muda Indonesia.
Peluncuran film ditandai dengan jumpa pers dan gala premiere yang dihadiri Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn.) Budi Waseso, Sekjen Kwarnas Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Nugroho, produser Amanda Latief, sutradara Alex Latief, serta para pemain film PRAMUKA.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menyambut baik kehadiran film tersebut. Menurutnya, PRAMUKA menjadi media kreatif yang efektif untuk mengenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga.
"Film Pramuka merupakan langkah yang patut kita dukung bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter bangsa melalui media kreatif. Kami berharap film ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi tuntunan yang menginspirasi," ujar Budi Waseso dalam jumpa pers di CGV.
Budi Waseso menegaskan, film ini memperlihatkan wajah Gerakan Pramuka yang sesungguhnya.
Menurutnya, Pramuka bukan hanya identik dengan kegiatan berkemah atau mengenakan seragam, melainkan proses pembentukan karakter, kepemimpinan, kecakapan hidup, kepedulian sosial, hingga cinta tanah air.
Budi Waseso menilai perkembangan teknologi digital membuat film menjadi media yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.
Sementara itu, produser Alamanda Pictures, Amanda Latief mengatakan film PRAMUKA dibuat untuk menghadirkan tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat pesan moral.
"Kami percaya sebuah film dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan. Melalui kisah petualangan anak-anak Pramuka, kami ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai kepramukaan merupakan bekal kehidupan yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia nyata," ungkap Amanda Latief.
Film PRAMUKA mengisahkan Panji, bocah berusia 12 tahun yang mengikuti perkemahan Penggalang bersama teman-temannya.
Petualangan mereka berubah menegangkan saat tersesat di hutan dan tanpa sengaja menemukan markas sindikat penculik anak.
Dengan bekal keterampilan kepramukaan, keberanian, serta semangat kerja sama, Panji dan sahabat-sahabatnya berusaha menyelamatkan adiknya yang menjadi korban penculikan sekaligus membebaskan anak-anak lainnya.
Selain menyajikan aksi dan petualangan, film ini juga mengangkat nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka, seperti disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang menjadi benang merah cerita.
Peluncuran PRAMUKA juga bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65 serta menjelang Jambore Nasional XII Tahun 2026. Momen tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat membangun karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Di akhir acara, Budi Waseso mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka di Indonesia memberikan dukungan terhadap film PRAMUKA agar pesan-pesan positif yang dibawanya dapat menjangkau masyarakat lebih luas sekaligus memperkuat citra Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang tetap relevan di era modern.





Komentar (0)