Pantau - Pemerintah siap melakukan uji coba sejumlah langkah untuk mengatasi kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sebagai upaya mencegah terulangnya antrean panjang saat musim libur dan arus mudik.
Uji Coba Solusi untuk Urai KemacetanMenteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kemacetan yang terjadi saat arus mudik Lebaran bertepatan dengan Hari Raya Nyepi menjadi perhatian serius pemerintah.
Ia mengungkapkan, "Kasus kemacetan saat arus mudik Lebaran yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi menjadi studi kasus yang sangat serius dan saat ini sedang dicarikan solusi, bahkan sejumlah langkah sudah siap untuk diuji coba."
AHY menjelaskan pengembangan infrastruktur dan konektivitas menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Bali, termasuk penyelesaian persoalan kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk yang kerap terjadi saat musim liburan.
Ia mengatakan, "Bagaimana mengurai kemacetan yang terjadi di masa Natal dan tahun baru dan di masa Lebaran kemarin, terutama ketika berhimpitan antara Hari Raya Nyepi dengan mudik Lebaran, nah ini jangan sampai terulang kembali sekian puluh kilometer terjadi kemacetan kebuntuan."
Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan dan Rekayasa Lalu LintasPemerintah menyiapkan sejumlah langkah jangka pendek, di antaranya meningkatkan kapasitas Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk serta mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pelabuhan pendukung.
Selain itu, rekayasa lalu lintas akan diterapkan agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak menyebabkan kemacetan total yang berpotensi memicu kelelahan maupun kecelakaan di perjalanan.
AHY menegaskan, "Yang pertama adalah meningkatkan kapasitas pelabuhan, baik di Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk, kemudian mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang."





Komentar (0)