Enam Maskapai Ajukan Rute Jet dari Bandara Husein, Konektivitas Bandung Bersiap Menguat

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak enam maskapai telah mengajukan permohonan membuka rute menggunakan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. Hal ini seiring rencana optimalisasi kembali operasional bandara tersebut.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan respons maskapai terhadap rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara cukup positif.

Baca Juga
  • Survei BI Beri Sinyal Kredit Perbankan Makin Melambat
  • Suhu Malam Makin Panas, Perubahan Iklim Rampas Waktu Tidur Masyarakat Dunia
  • Emosi, Hotman Paris Meminta Maaf Atas Pernyataan tak Pantas Saat Jumpa Pers Kasus Eks Jampidsus

“Hingga saat ini, enam maskapai telah mengajukan permohonan resmi untuk beroperasi,” kata Arie dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin (20/7/2026).

Enam maskapai yang telah mengajukan permohonan operasi tersebut yakni Citilink dengan rencana rute menuju Kualanamu, Denpasar, dan Surabaya, Super Air Jet dengan rute Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, serta Pontianak.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain itu, Garuda Indonesia mengajukan rute menuju Denpasar, TransNusa melayani rute internasional menuju Kuala Lumpur dan Johor Bahru serta rute domestik Lampung, Scoot menuju Singapura, serta Wings Air dengan rute Lampung dan Palembang.

Arie mengatakan, setelah adanya pengajuan dari maskapai, InJourney Airports akan mengatur ketersediaan slot time penerbangan agar seluruh permintaan dapat terakomodasi sesuai kapasitas Bandara Husein Sastranegara.

“Kami berharap konektivitas penerbangan Bandara Husein Sastranegara dapat mendukung penuh pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat dan Kota Bandung khususnya,” ujarnya.

Menurut dia, kembali beroperasinya penerbangan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara diharapkan mampu memperkuat konektivitas Kota Bandung dan Jawa Barat, sekaligus memberikan dampak terhadap perkembangan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan ekonomi daerah.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DPR Sahkan RUU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Malaysia-Turki Jadi UU
• 2 jam lalu
0
thumb
KPK Tangkap Tangan Bupati Lombok Barat dan 6 Orang Lainnya
• 16 jam lalu
0
thumb
Jawaban Menohok Frank Hutapea saat Perseteruannya dengan Hotman Paris Disebut Cuma Drama dan Pengalihan Isu
• 10 jam lalu
0
thumb
BGN Akui Anggaran MBG Berkurang Seiring Efisiensi Program
• 2 menit lalu
0
thumb
Mobil Ini Cuma Terjual 1 Unit di RI, Cek 5 Merek Kurang Laku Juni 2026
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.