Kecelakaan Maut Truk Kontainer di Pandaan, Polisi Belum Periksa Sopir

beritajatim.com
22 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita:

Pasuruan (beritajatim.com) – Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyidikan terkait kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer di kawasan traffic light Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Hingga kini, polisi belum memeriksa sopir truk karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan beruntun yang terjadi pada Selasa (7/7/2026) itu diduga dipicu oleh masalah pada sistem pengereman atau rem blong dari truk kontainer bernomor polisi L 9381 CK yang dikemudikan Agung, warga Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.

Truk tersebut menghantam lima sepeda motor yang sedang berhenti mengantre di lampu lalu lintas. Akibat benturan keras, empat orang meninggal dunia, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar mengatakan hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka karena proses penyidikan masih berada pada tahap awal.

“Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka terkait kasus kecelakaan lalu lintas tersebut karena kami masih dalam proses penyidikan awal. Kami belum bisa melakukan proses penyidikan lanjutan yang mendalam mengingat sang sopir truk kontainer saat ini masih berada di rumah sakit,” jelas AKP Jauhar.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap sopir baru dapat dilakukan setelah kondisi kesehatannya dinyatakan memungkinkan oleh tim medis. Sementara itu, penyidik terus mengumpulkan keterangan saksi dan melengkapi berkas perkara.

“Sang sopir saat ini diketahui masih sakit dan sedang intensif menjalani proses perawatan medis dari tim dokter di rumah sakit. Oleh karena itu, kami harus menunggu rekomendasi dan izin dari pihak medis terlebih dahulu sebelum bisa melakukan pemeriksaan secara resmi terhadapnya,” jelasnya.

Selain mendata korban meninggal dunia maupun korban luka, polisi juga telah mengamankan truk kontainer beserta lima sepeda motor yang terlibat sebagai barang bukti.

Penyidik akan melakukan pemeriksaan teknis terhadap sistem pengereman kendaraan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan rem blong masih didalami bersama pihak terkait.

“Untuk penyebab pasti dari kecelakaan maut truk kontainer yang menewaskan 4 korban jiwa ini juga masih dalam penyelidikan mendalam bersama pihak terkait. Penyebab kecelakaan dari truk kontainer tersebut secara teknis masih dalam proses penyelidikan pihak terkait dan akan kami sampaikan perkembangannya nanti,” tutupnya.

Peristiwa di jalur utama Pandaan tersebut menyita perhatian masyarakat karena menimbulkan korban jiwa yang cukup banyak. Satlantas Polres Pasuruan mengimbau seluruh perusahaan angkutan barang maupun operator transportasi agar rutin melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan, khususnya sistem pengereman, guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. [ada/beq]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tantri Kotak Kaget Penonton Pria Naik ke Panggung dan Hendak Memeluknya, Langsung Beri Pesan Ini
• 34 menit lalu
0
thumb
Istana Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Dikaitkan dengan Presiden
• 13 jam lalu
0
thumb
Prabowo Kesal Minyak Goreng Sempat Langka, Padahal Indonesia Penghasil Sawit Terbesar Dunia
• 18 jam lalu
0
thumb
Prabowo ke Para Menterinya: Tak Ada Kekuasaan yang Abadi
• 19 jam lalu
0
thumb
Dino: Target 100 GW energi bersih Prabowo realistis
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.