Rockefeller Capital Management memperingatkan bahwa meningkatnya utang nasional merupakan ancaman yang lebih besar bagi ekonomi Amerika Serikat (AS) daripada in
IDXChannel - Rockefeller Capital Management memperingatkan bahwa meningkatnya utang nasional merupakan ancaman yang lebih besar bagi ekonomi Amerika Serikat (AS) daripada inflasi.
Dilansir dari GuruFocus pada Senin (20/7/2026), Rockefeller merupakan perusahaan investasi dan manajemen kekayaan yang berbasis di New York yang melayani keluarga sangat kaya.
CEO Rockefeller Greg Fleming mengatakan, utang federal AS semakin mendekati rekor USD40 triliun.
Sementara itu, pemerintah federal AS terus mengalami defisit anggaran tahunan yang melebihi lima persen dari produk domestik bruto (PDB).
Fleming berpendapatan bahwa beban utang yang meningkat dapat mendorong biaya pinjaman lebih tinggi dan mengurangi fleksibilitas Federal Reserve (The Fed) dalam menetapkan kebijakan suku bunga
Tekanan finansial tersebut terlihat dalam pengeluaran biaya bunga federal. Pemerintah AS membayar USD970 miliar untuk biaya bunga pada 2025.
Menurut Kantor Anggaran Kongres, angkanya melampaui USD893 miliar yang dihabiskan untuk pertahanan dan hampir setara dengan USD988 miliar untuk asuransi kesehatan Medicare.
Utang federal AS mencapai rekor USD39 triliun pada awal 2026. Sejumlah media melaporkan angkanya mencapai USD39,5 triliun akhir-akhir ini.
Rockefeller mengelola aset lebih dari USD200 miliar dan terutama memberikan nasihat kepada keluarga dengan aset minimal USD20 juta. (Wahyu Dwi Anggoro)






Komentar (0)