Penyaluran Kredit Baru di Kuartal II Tetap Ekspansif, Ini Hasil Survei BI

idxchannel.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru pada kuartal II-2026 tetap ekspansif.

Penyaluran Kredit Baru di Kuartal II Tetap Ekspansif, Ini Hasil Survei BI (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru pada kuartal II-2026 tetap ekspansif.

Hasil survei tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 93,08 persen lebih tinggi dibandingkan 38,74 persen pada kuartal sebelumnya.

Baca Juga:
BI Catat Tren Penyerapan Tenaga Kerja Melambat di Triwulan II-2026

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, pertumbuhan kredit baru terjadi pada seluruh jenis penggunaan, tecermin dari nilai SBT yang meningkat pada Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan Kredit Konsumsi.

"Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia menunjukkan penyaluran kredit baru pada triwulan II-2026 meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya," ujar Denny dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Baca Juga:
BI Catat Kinerja Industri Manufaktur Terjaga di Kuartal II-2026, Ini Proyeksinya untuk Kuartal III

Menurut BI, perbankan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit baru di triwulan II-2026 dibandingkan kuartal sebelumnya, yang tecermin dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 1,03.

“Kebijakan penyaluran kredit yang lebih berhati-hati tersebut, antara lain pada aspek suku bunga kredit, plafon kredit, perjanjian kredit, jangka waktu kredit, dan biaya persetujuan kredit,” ujar Denny.

Sementara itu, penyaluran kredit baru pada kuartal III-2026 diproyeksi tetap tumbuh dengan SBT sebesar 84,65 persen.

Standar penyaluran kredit diprakirakan lebih longgar, dengan ILS negatif sebesar 2,25. Responden memprakirakan outstanding kredit sampai dengan akhir 2026 terus tumbuh.

“Kondisi ini didukung prospek kondisi ekonomi dan moneter yang tetap positif serta risiko dalam penyaluran kredit yang terjaga,” katanya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KemenPPPA dorong Suara Anak Indonesia jadi dasar penyusunan kebijakan
• 22 jam lalu
0
thumb
El Nino Ekstrem Jadi Alasan Pemerintah Perkuat Program SPHP Beras
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo Heran Program MBG Dituduh Sebagai Pemborosan
• 6 jam lalu
0
thumb
Dua Perempuan WNI Disekap di Myanmar, BP3MI Ungkap Identitas Korban: Warga Agam dan Tanjungpinang
• 13 jam lalu
0
thumb
Yunani siap hadapi puncak gelombang panas 41 derajat Celcius
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.