Cilegon: Sejumlah wilayah di Kota Cilegon, Banten, mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang. Salah satunya di wilayah perbukitan Kecamatan Pulomerak yang membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bergerak cepat menyalurkan puluhan ton air bersih untuk membantu masyarakat terdampak. Apalagi, warga di daerah perbukitan mulai kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan konsumsi maupun MCK (Mandi, Cuci, Kakus) sejak akhir Juni 2026.
"Penyaluran bantuan air bersih hari ini berjalan aman dan lancar. Sasaran utama kami adalah masyarakat terdampak, dengan prioritas khusus bagi lansia, balita, serta warga yang kurang mampu," ujar Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, dilansir dari Antara, Senin, 20 Juli 2026.
Baca Juga :
Respons cepat kepolisian ini mendapat dukungan penuh dari lintas sektor, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Perkim, Perumda Cilegon Mandiri (CM), hingga dunia usaha seperti PT PLN IP UBP Cilegon, CV Doa Ibu, dan lembaga sosial kemasyarakatan.
Di Kelurahan Mekarsari, puluhan ton air bersih disalurkan ke sejumlah titik, seperti Lingkungan Tembulum, Gunung Batur 1, dan Gunung Batur 2. Pasokan air akan terus ditambah dengan bantuan susulan sebanyak 10 tangki dari Perumda CM.
Di Kelurahan Suralaya, sebanyak 32 ton air bersih disalurkan ke Lingkungan Cisalak 1 menggunakan armada Disperkim. Sementara kebutuhan air di Lingkungan Cisuru telah terpenuhi melalui fasilitas sumur bor yang tersedia.
Ilustrasi. (freepik)
Kondisi di wilayah perbukitan Kelurahan Lebakgede relatif aman. Dari enam RT, lima RT telah terhubung dengan jaringan pipa air Perumda CM, sementara satu RT yang masih dalam proses pengerjaan mendapat pasokan air dari Gunung Penawen.
Kapolsek Pulomerak Kompol Ambarita mengatakan, penanganan jangka pendek ini menjadi langkah awal untuk mendorong realisasi solusi jangka panjang yang berkelanjutan bersama pemerintah daerah.
"Sinergi yang baik hari ini memotivasi kami untuk mendorong program pembuatan sumur bor baru dan sistem penampungan air hujan, demi memastikan pasokan air bersih bagi warga Pulomerak tetap aman di masa depan," ucapnya.





Komentar (0)