Tebusan Rp220 Juta Diminta, Interpol Polri Selidiki Kasus 2 WNI Diduga Disekap di Myanmar

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Interpol Polri mulai melakukan koordinasi dengan otoritas keamanan Myanmar menyusul viralnya video yang memperlihatkan dua perempuan warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban penyekapan di negara tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial, kedua perempuan itu terlihat diborgol dan mengaku mengalami penyiksaan serta dimintai uang tebusan hingga Rp220 juta.

Baca Juga :
Konsisten Dampingi UMKM Perempuan Terus Bertumbuh, Amartha 10X Run 2026 Kembali Digelar
Fakta Baru Kasus Penganiayaan-Penyekapan Wanita di Bekasi: Pelaku Ditangkap di Rumah Teman

Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko mengatakan komunikasi dengan aparat keamanan Myanmar telah dilakukan untuk menindaklanjuti informasi yang beredar.

“Yang jelas kami telah melakukan komunikasi dengan otoritas keamanan di Myanmar,” kata Untung kepada wartawan, dikutip Senin, 20Juli 2026.

Dari informasi awal yang diterima, kedua WNI tersebut diduga bekerja di sebuah perusahaan scamming yang berada di wilayah pemberontak di Myanmar.

“Karena keduanya bekerja pada perusahaan scamming yang lokasinya di wilayah pemberontak,” ujarnya.

Namun demikian, Untung belum mengungkap perkembangan lebih jauh mengenai proses penanganan terhadap kedua WNI tersebut. Ia juga belum menjelaskan kapan keduanya berangkat ke Myanmar maupun jalur yang diduga digunakan hingga tiba di negara itu.

“Nanti kami infokan,” ucap Untung.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, dua perempuan mengaku menjadi korban penyekapan, penyiksaan, dan pemerasan dengan permintaan uang tebusan sebesar Rp220 juta.

Salah satu korban diketahui bernama Ayu, warga Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara perempuan lainnya bernama Susi yang berasal dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Baca Juga :
Jejak Kasus WNI Asal Madiun yang Diduga Kabur Saat Open Trip ke Korea Selatan hingga Berbuntut Panjang
Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan di Bekasi Ditangkap!
Viral WNI Asal Madiun Diduga Kabur Saat Tour ke Korea Selatan, Begini Kronologi

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PWI Pusat Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Nilai Pernyataan soal Wartawan Menghina Profesi
• 1 jam lalu
0
thumb
Leapmotor Dukung Perluasan Insentif Kendaraan Elektrifikasi
• 19 jam lalu
0
thumb
TVRI Siarkan Final Piala Dunia Gratis, Nobar Digelar di 60 Titik
• 16 jam lalu
0
thumb
Donald Trump Dicemooh di Final Piala Dunia 2026, Sorakan Penonton Menggema Tiap Wajahnya Tampil di Layar Stadion
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo Minta Prioritaskan Bangun Rumah Hakim agar Tidak Mudah Disuap
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.