Netanyahu Dukung Argentina di Final Piala Dunia 2026, Sebut Javier Milei Teman Sejati

wartaekonomi.co.id
22 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dukungannya kepada Timnas Argentina menjelang final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Dalam kesempatan itu, Netanyahu juga menyebut Presiden Argentina Javier Milei sebagai sahabat dekat Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu saat menerima Duta Besar Argentina untuk Israel, Rabbi Shimon Axel Wahnish, seperti dilaporkan Al Jazeera dan The Times of Israel, Minggu (19/7/2026).

Netanyahu mengatakan Wahnish menyampaikan pesan dari Presiden Javier Milei yang selama ini dikenal memiliki hubungan erat dengan Israel. Ia kemudian membalas pesan tersebut dengan menyampaikan dukungan kepada Argentina.

"Javier, Anda adalah teman. Teman sejati. Anda adalah teman yang hebat, kami mendukung Anda, kami mendukung Argentina dalam banyak hal, termasuk besok. Semoga sukses!" kata Netanyahu.

Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu tampak memegang jersey Timnas Argentina. Ia menilai hubungan Argentina dan Israel mengalami perubahan besar sejak Javier Milei menjabat sebagai presiden.

"Saya tak adalah penggemar Argentina. Saya pikir banyak orang Israel juga demikian. Itu karena Presiden Milei telah merevolusi hubungan Israel dengan Argentina dan kami lebih dari sahabat. Itu lah mengapa kami mendukung mereka," ujarnya.

Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dengan Spanyol dinilai sejumlah pihak memiliki makna politik di luar lapangan. Hal itu dikaitkan dengan perbedaan sikap kedua negara terhadap isu Israel dan Palestina.

Baca Juga: Netanyahu Tak Yakin Menang Pemilu Israel, Kini Berupaya Dapatkan Jaminan Pengamanan Seumur Hidup

Pemerintah Spanyol di bawah Perdana Menteri Pedro Sanchez diketahui secara terbuka mendukung kemerdekaan Palestina. Sanchez juga dilaporkan akan hadir langsung di Amerika Serikat untuk menyaksikan laga final antara Spanyol dan Argentina.

Kehadiran Sanchez diperkirakan turut menjadi sorotan karena hubungannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut tidak terlalu harmonis. Situasi tersebut membuat partai puncak Piala Dunia 2026 tak hanya menarik dari sisi olahraga, tetapi juga mendapat perhatian dalam konteks hubungan internasional.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri PKP Temui Seskab Bahas Target Renovasi 400 Ribu Rumah pada 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 5,0
• 19 jam lalu
0
thumb
Spanyol Kalahkan Argentina, Yamal Masuk Daftar Pemain Termuda Juara Piala Dunia
• 15 jam lalu
0
thumb
Profil dan Riwayat Pendidikan Rifqinizamy Karsayuda Anggota DPR Kritik ASN Cuma Absen dan Ngopi
• 6 jam lalu
0
thumb
Sering Minum Air Kunyit dan Jahe tapi Tidak Merasakan Khasiatnya? Ternyata Kebiasaan ini Dapat Berpengaruh Buruk
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.