Momen Mengharukan di Primaya Evasari Hospital, Alumni NICU dan PICU Berkumpul Rayakan Perjuangan Hidup

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Suasana penuh haru mewarnai peringatan 50 tahun Primaya Evasari Hospital melalui acara Golden Memories and Pediatric Emergency Center: Merajut Kasih Ibu dan Anak Bersama Primaya Evasari Hospital.

Salah satu momen paling menyentuh datang dari kehadiran seorang anak yang satu dekade lalu lahir prematur dengan berat hanya 1.200 gram dan sempat mengalami penurunan berat badan hingga sekitar 900 gram saat menjalani perawatan intensif di Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Kini, anak tersebut kembali menginjakkan kaki di rumah sakit yang pernah menjadi saksi perjuangannya. Bedanya, ia datang bukan lagi sebagai pasien, melainkan sebagai anak yang tumbuh sehat, aktif, ceria, dan penuh senyuman bersama keluarganya.

Momen emosional tersebut menjadi simbol keberhasilan perjalanan panjang yang tidak hanya melibatkan tenaga medis, tetapi juga dukungan tanpa henti dari keluarga selama proses pemulihan.

Acara Golden Memories diikuti sekitar 30 keluarga atau lebih dari 120 peserta, yang terdiri atas bayi dan anak-anak alumni NICU maupun Pediatric Intensive Care Unit (PICU) beserta orang tua mereka.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan bentuk penghargaan kepada para pejuang kecil yang berhasil melewati masa-masa kritis dalam hidupnya. Primaya Evasari Hospital juga ingin menegaskan bahwa proses penyembuhan anak tidak berhenti ketika pasien diperbolehkan pulang dari rumah sakit, tetapi terus berlanjut melalui pendampingan keluarga selama masa tumbuh kembang.

Selain menjadi wadah silaturahmi, acara ini menghadirkan Primaya Talk, sesi edukasi yang melibatkan dokter spesialis dan subspesialis anak. Beragam materi dibahas, mulai dari perawatan bayi baru lahir, kesehatan saluran cerna, jantung anak, hingga penanganan kondisi kegawatdaruratan pada anak.

Dokter Spesialis Anak, dr. Desy Dewi Saraswati, Sp.A., menekankan bahwa masa bayi dan anak merupakan periode paling penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang di masa depan.

Menurutnya, pendampingan kesehatan sebaiknya dimulai sejak awal kehidupan melalui perawatan bayi baru lahir, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, pemantauan tumbuh kembang secara berkala, hingga edukasi kepada orang tua mengenai kondisi darurat seperti kejang demam.

Ia berharap edukasi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri orang tua dalam merawat buah hati sekaligus membantu mereka mengenali tanda-tanda yang membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.

Sebagai rumah sakit dengan layanan unggulan Women & Children Center, Primaya Evasari Hospital didukung fasilitas Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), serta Pediatric Emergency Center yang ditangani dokter spesialis dan subspesialis anak dari berbagai bidang.

Seluruh layanan tersebut diperkuat tenaga kesehatan berpengalaman dan fasilitas medis modern guna memberikan penanganan yang cepat, tepat, dan menyeluruh. Rumah sakit juga menerapkan pendekatan family-centered care, yaitu melibatkan orang tua sebagai bagian penting dalam proses perawatan hingga pemulihan anak.

Direktur Primaya Evasari Hospital, dr. Wily Kurniady, MARS, mengatakan Golden Memories merupakan bentuk komitmen rumah sakit untuk terus mendampingi pasien dan keluarganya, bahkan setelah masa perawatan selesai.

Menurutnya, setiap anak yang pernah dirawat di ruang PICU maupun NICU memiliki kisah perjuangan yang sangat berharga. Salah satu kebahagiaan terbesar bagi seluruh tenaga medis adalah melihat para pasien yang dahulu berjuang melawan kondisi kritis kini tumbuh sehat, aktif, dan kembali hadir bersama keluarga mereka.

Ia secara khusus mengenang salah satu peserta yang lahir prematur dengan berat hanya 1.200 gram dan sempat turun hingga sekitar 900 gram, namun kini mampu tumbuh dengan baik. Baginya, kisah seperti inilah yang menjadi motivasi seluruh tim medis untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi setiap anak.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Awas Hoaks, UIN Alauddin Tak Pernah Beri Dukungan Politik Ke Husniah Talenrang
• 9 jam lalu
0
thumb
Kepala BKN Titip Pesan untuk ASN, Isinya Menyentuh
• 15 jam lalu
0
thumb
Gasperini Ungkap Alasan Roma Bergerak Lambat di Bursa Transfer
• 17 jam lalu
0
thumb
KPU Mutakhirkan Data Pemilih, Generasi Milenial dan Z Masih Mendominasi
• 4 jam lalu
0
thumb
Dunia Fokus Piala Dunia, Ribuan Warga Israel Serbu Perbatasan Gaza
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.