VIVA – Persib Bandung akhirnya mengakhiri teka-teki mengenai sosok rekrutan asing terbarunya. Maung Bandung secara resmi memperkenalkan penyerang asal Argentina, Mariano Peralta, dalam sebuah acara bertajuk Bawa Jagoan Baru yang digelar di Saung Angklung Udjo, Bandung, Minggu malam, 19 Juli 2026.
Berbeda dari pengumuman pemain pada umumnya, Persib memilih mengemas momen perkenalan Peralta dengan nuansa budaya Sunda. Alunan angklung, pertunjukan seni tradisional, hingga atmosfer khas Saung Angklung Udjo menjadi pembuka sebelum identitas pemain akhirnya diungkap kepada ribuan Bobotoh yang memadati lokasi.
Puncak acara terjadi ketika maskot Persib, Prabu, membawa sebuah manekin yang tertutup kain biru ke tengah panggung. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, kemudian membuka penutup tersebut.
Sesaat setelah nama Peralta terlihat jelas di bagian belakang jersey Persib, sorak sorai Bobotoh langsung pecah. Suara pendukung Maung Bandung menggema sambil meneriakkan nama sang pemain secara berulang.
Kehadiran Mariano Peralta sekaligus menambah panjang daftar amunisi baru yang didatangkan Persib untuk menghadapi musim 2026/2027. Sebelumnya, juara bertahan Super League itu telah lebih dulu merekrut Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Gakuto Notsuda, Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, serta Balsa Sekulic.
Tak hanya memperkenalkan pemain baru, Persib juga memastikan Peralta diikat dengan kontrak berdurasi dua musim atau hingga 2028. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat lini serang Maung Bandung yang musim depan akan bersaing di kompetisi domestik sekaligus pentas Asia.
Pemain bernama lengkap Mariano Ezequiel Peralta Bauer itu datang ke Bandung dengan reputasi yang mentereng. Bersama Borneo FC pada musim 2025/2026, ia tampil sebagai salah satu pemain asing paling produktif di Super League.
Sepanjang musim, winger kelahiran Adrogué, Argentina, 20 Februari 1998 tersebut membukukan 20 gol dan 14 assist. Kontribusi itu membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Super League 2025/2026, sekaligus menjadi incaran sejumlah klub besar sebelum akhirnya memilih berlabuh ke Persib.
Peralta dikenal sebagai pemain yang mampu beroperasi di kedua sisi sayap. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, visi bermain, serta naluri mencetak gol menjadi keunggulan yang membuatnya sering merepotkan pertahanan lawan.






Komentar (0)