Haji Uma Desak Polisi Usut Tuntas Perampokan Toko Emas di Tapaktuan

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Aceh Selatan: Anggota DPD RI asal Aceh, Haji Uma, mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus perampokan bersenjata yang terjadi di Toko Emas Amin Setia, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Ia juga mengapresiasi gerak cepat kepolisian yang berhasil menangkap terduga pelaku dalam waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian.

Haji Uma meninjau langsung lokasi perampokan di Jalan Merdeka, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Minggu. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan dukungan kepada keluarga korban sekaligus memastikan proses penanganan kasus berjalan dengan baik.

Menurut Haji Uma, aksi perampokan menggunakan senjata api merupakan tindak kriminal serius yang dapat mengancam rasa aman masyarakat. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut secara menyeluruh hingga seluruh fakta terungkap.
 

Baca Juga :

Sempat Buron, Perampok Pistol Korek Api di Bekasi Tertangkap


"Kita merasa prihatin sekali dengan kejadian dan insiden ini. Perampokan memakai senjata api laras panjang. Ini potret yang sangat membahayakan bagi masyarakat dan tentu tidak seharusnya terjadi," kata Haji Uma.

Sebagai anggota Komite I DPD RI yang membidangi politik, hukum, dan keamanan, Haji Uma menegaskan pentingnya penegakan hukum dilakukan secara cepat dan transparan.

"Kami datang untuk memberikan semangat kepada keluarga sekaligus melihat langsung kondisi di lapangan. Penegakan hukum harus jelas dilakukan dan harus secepatnya," ujarnya.

Sebelumnya, pelaku yang disebut beraksi seorang diri berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan emas setelah memecahkan kaca etalase menggunakan senjata api laras panjang. Polres Aceh Selatan kemudian berhasil menangkap terduga pelaku kurang dari 12 jam setelah aksi perampokan terjadi.

Haji Uma mengapresiasi respons cepat kepolisian tersebut. Namun, ia meminta penyidik tidak berhenti pada penangkapan pelaku, melainkan juga mendalami seluruh informasi yang berkembang, termasuk dugaan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

"Menurut kabar yang berkembang, ada indikasi bahwa pelaku merupakan oknum kepolisian. Namun, hal itu tentu membutuhkan pendalaman. Kalau memang benar, ini sangat kita sayangkan dan harus ada penegakan hukum yang jelas serta tegas," tutur Haji Uma.

Ia menambahkan, penegakan hukum yang profesional sangat penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

"Ini harus menjadi pembelajaran bagi semuanya bahwa setiap orang harus taat asas dan taat hukum," tegas Haji Uma.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kabar Duka, Ketua DPRD Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
• 11 jam lalu
0
thumb
Pemilik Bengkel di Lampung Sodomi 3 Anak Tetangga Ditangkap, Polisi Ungkap Modus Pelaku
• 6 jam lalu
0
thumb
Tudingan Soal Dana Hibah, KONI Makasar Siap Tempuh Jalur Hukum
• 23 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo
• 5 jam lalu
0
thumb
BBKSDA Diduga Babat 803 Pohon Kopi Petani di Garut
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.