HARIAN.FAJAR.CO.ID, SELAYAR – Harapan kembali muncul di tengah operasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa 01 di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Setelah empat hari pencarian, dua penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat meski sangat lemas.
Kedua korban, Jasmal (24) dan Nurmiati (35), dievakuasi oleh prajurit TNI Angkatan Laut dari KRI Marlin-877 pada Minggu (19/7/2026).
Penemuan keduanya bermula sekitar pukul 13.30 WITA saat KRI Marlin-877 yang berada di bawah Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI sedang melakukan penyisiran di sektor 3, lokasi yang menjadi fokus pencarian sejak KLM Nurul Salsa 01 dilaporkan tenggelam pada Rabu (15/7/2026).
Di tengah operasi tersebut, nelayan setempat mengabarkan bahwa dua korban ditemukan di sekitar Pulau Sanipa dan tengah dievakuasi menuju Pulau Matalaang. Mendapat informasi itu, KRI Marlin-877 segera bergerak menuju lokasi.
Kapal perang TNI AL itu tiba di titik koordinat 06°50’929″ LS – 118°57’146″ BT sekitar pukul 14.45 WITA. Tim penyelamat kemudian menurunkan sekoci untuk menjemput kedua korban yang telah berada di Pulau Matalaang.
Sesaat setelah berhasil dipindahkan ke atas kapal pada pukul 15.30 WITA, Jasmal dan Nurmiati langsung mendapat pertolongan pertama dari tim kesehatan KRI Marlin-877. Keduanya diketahui selamat, namun kondisinya sangat lemah akibat berhari-hari berada di laut.
Di balik kabar menggembirakan tersebut, kedua korban juga membawa informasi yang masih menyisakan kecemasan. Berdasarkan keterangan mereka, masih ada tiga orang lain yang diduga tenggelam di wilayah selatan Pulau Sanipa dan hingga kini belum ditemukan.
Komandan KRI Marlin-877 Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring mengatakan, fokus utama saat ini adalah memastikan kedua korban mendapatkan penanganan medis sebelum dipindahkan ke fasilitas kesehatan.
“Untuk sementara selama berada di KRI Marlin-877, kedua korban diberikan pertolongan pertama dan perawatan medis dasar. Selanjutnya mereka akan kami bawa ke Pulau Jampea untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Rahmad mewakili Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz.
Hingga pukul 16.00 WITA, KRI Marlin-877 kembali melanjutkan operasi pencarian secara intensif di sekitar perairan selatan Pulau Sanipa dengan harapan tiga korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.






Komentar (0)