VIVA – Kini muncul isu baru dari Hotman Paris yang tak kalah menghebohkan dari menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah. Sebuah unggahan di media sosial mengklaim adanya daftar dugaan tunggakan pajak atas nama Hotman Paris dan istrinya, Agustianne Marbun.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memancing beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengaku terkejut lantaran Hotman Paris selama ini dikenal sebagai salah satu pengacara paling sukses di Indonesia dengan gaya hidup yang identik dengan kemewahan, mulai dari koleksi mobil sport, properti mewah, hingga perhiasan bernilai fantastis.
Perbincangan mengenai dugaan tunggakan pajak itu bermula dari unggahan akun Instagram @paltiwest yang mengaku menemukan data terkait laporan tunggakan wajib pajak atas nama Hotman Paris Hutapea dan sang istri, Agustianne Marbun.
Dalam unggahan tersebut disebutkan adanya sejumlah objek pajak yang diklaim masih berstatus kurang bayar dan telah memasuki berbagai tahapan proses penagihan.
Berdasarkan unggahan yang viral tersebut, berikut rincian data yang diklaim sebagai temuan laporan tunggakan wajib pajak:
Atas nama Hotman Paris HutapeaDisebut terdapat 8 tunggakan wajib pajak dengan status tagih "kurang".
Sebanyak 4 objek diklaim telah memasuki tahap teguran.
Sementara 2 objek disebut sudah berada pada tahap penagihan paksa.
Atas nama Agustianne MarbunDisebut memiliki 10 objek tunggakan pajak dengan status "kurang".
Sebanyak 1 objek disebut berada pada tahap teguran.
Sedangkan 8 objek diklaim telah memasuki tahap penagihan paksa.
Unggahan tersebut juga memuat komentar yang menyindir gaya hidup Hotman Paris serta pernyataannya yang pernah mengaku tidak mengejar bayaran ketika menangani perkara Febrie Adriansyah.
"Katanya sudah Kaya Raya dan ga dibayar, lah pajak aja masih nunggak.. Nunggu cair dari Febrie ya?!" tulis akun tersebut yang dikutip pada Minggu, 19 Juli 2026.
Ramainya isu dugaan tunggakan pajak ini terjadi bersamaan dengan sorotan publik terhadap langkah Hotman Paris yang resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Sampai saat ini, informasi mengenai dugaan tunggakan pajak tersebut masih bersumber dari unggahan media sosial. Belum ada pernyataan resmi baik dari Hotman maupun dari Direktorat Jenderal Pajak dan lembaga pemerintah lainnya yang membenarkan data yang beredar.






Komentar (0)