Pantau - TVRI Bengkulu memastikan masyarakat di Pulau Enggano, pulau terluar Indonesia di Provinsi Bengkulu, tetap dapat menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 melalui kegiatan nonton bareng yang dipusatkan di Polsek Enggano pada Minggu malam.
Nobar Digelar di Polsek EngganoKetua Tim Perencana dan Pengendali Pengembangan Usaha sekaligus PIC Pendaftaran Nobar Piala Dunia Bola Gembira TVRI Bengkulu Jusarman mengatakan kegiatan nonton bareng di Pulau Enggano telah berlangsung sejak awal turnamen.
"Untuk Pulau Enggano, titik nobarnya berada di Polsek Enggano. Kegiatan itu sudah berjalan sejak awal Piala Dunia dan malam final nanti dipastikan tetap dilaksanakan," ungkap Jusarman.
Masyarakat di Pulau Enggano dapat mendatangi Polsek Enggano untuk menyaksikan laga final karena seluruh fasilitas nonton bareng telah disiapkan bersama kepolisian setempat.
Menurutnya, penyelenggaraan nobar di wilayah terluar tersebut merupakan upaya agar seluruh masyarakat Bengkulu dapat menikmati euforia partai puncak Piala Dunia 2026.
Libatkan UMKM dan Didukung PengamananSelain di Pulau Enggano, TVRI Bengkulu mencatat lebih dari 120 titik nonton bareng final Piala Dunia tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
TVRI Bengkulu telah menyampaikan data seluruh lokasi nobar kepada kepolisian dan PLN untuk mendukung pengamanan serta memastikan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung.
Kepala TVRI Bengkulu Fonda Rafael mengatakan sekitar 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah terlibat dalam rangkaian nobar Piala Dunia 2026 di Bengkulu dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah hingga laga final.
Ia menambahkan kolaborasi TVRI Bengkulu bersama LKBN ANTARA Biro Bengkulu dan RRI Bengkulu tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang promosi dan meningkatkan penjualan pelaku UMKM.





Komentar (0)