Viral Siswi SD di Lampung Timur Di-bully Teman Sekolah, Dipukul Bergantian hingga Trauma

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita
Viral Siswi SD di Lampung Timur Di-bully Teman Sekolah, Dipukul Bergantian hingga TraumaNasional | inews | Minggu, 19 Juli 2026 - 13:46Dengarkan Berita

LAMPUNG TIMUR, iNews.id – Aksi perundungan (bullying) brutal kembali menimpa dunia pendidikan. Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, menjadi korban perundungan dan kekerasan fisik oleh sejumlah teman satu sekolahnya sendiri. 

Mirisnya, aksi kekerasan tersebut terjadi saat jam istirahat dan dilakukan tepat di dalam lingkungan sekolah. Video amatir yang merekam tindakan tidak terpuji berdurasi empat menit itu kini telah viral di media sosial dan memicu kecaman luas dari warganet. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa memprihatinkan ini terjadi di SDN Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Korban diketahui merupakan seorang siswi kelas lima SD berinisial NA. 

Dalam rekaman video yang beredar, korban NA tampak tidak hanya menerima intimidasi secara verbal atau makian. Ia juga mendapatkan kekerasan fisik berupa pukulan yang dilakukan secara bergantian oleh beberapa teman sebayanya. 

Baca Juga:Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR

Tak terima dengan apa yang menimpa buah hatinya, orang tua korban langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Dari keterangan awal, perundungan tersebut diduga dipicu masalah sepele saling ejek. Ironisnya, tindakan intimidasi ini disebut telah dialami korban selama bertahun-tahun. Akibatnya, kini korban mengalami luka memar di tubuh serta trauma psikis yang mendalam. 

Kanit PPA Polres Lampung Timur, Ipda Angga Sarif, membenarkan adanya laporan terkait kasus dugaan perundungan anak di bawah umur tersebut. Pihaknya kini tengah bergerak melakukan penyelidikan. 

"Saat ini, petugas PPA Polres Lampung Timur masih memintai klarifikasi dari beberapa pihak terkait," ujar Angga Sarif, Minggu (19/7/2026). 

Mengingat para pelaku dan korban masih berstatus anak-anak, polisi berharap kasus ini dapat segera terselesaikan secara kekeluargaan melalui mekanisme diversi, sesuai dengan aturan hukum penanganan perkara anak yang berlaku.

Sementara itu, untuk penanganan kondisi korban, Polres Lampung Timur terus berkoordinasi intensif dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Timur. Pendampingan psikologis segera diberikan guna memulihkan trauma yang dialami oleh korban NA.

#lampung

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hat-trick Saka Antar Inggris Catat Finis Terbaik di Piala Dunia sejak 1966
• 16 jam lalu
0
thumb
Jenderal Tempur Kopassus Pimpin Evakuasi Puing Pesawat AMA yang Dibakar KKB
• 16 jam lalu
0
thumb
Mitsubishi Minta Insentif Otomotif yang Adil, Sebut Bisa Pulihkan Pasar
• 17 jam lalu
0
thumb
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
• 14 jam lalu
0
thumb
Daftar Artis akan Tampil di Final Piala Dunia 2026: Ada BTS-Shakira
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.