Jakarta: Kalimat seperti, "Mama, Papa nggak pernah dengerin aku," mungkin terdengar sederhana. Namun, jika anak sering mengucapkannya, orang tua sebaiknya tidak mengabaikannya. Kebiasaan tidak mendengarkan pendapat anak ternyata dapat memengaruhi kepercayaan diri, hubungan emosional, hingga kemampuan mereka berkomunikasi di kemudian hari.
Mendengarkan anak bukan berarti selalu mengabulkan semua keinginannya. Sebaliknya, hal itu merupakan bentuk penghargaan terhadap perasaan dan pendapat mereka, sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat di dalam keluarga.
Dalam keseharian, tidak sedikit orang tua yang tanpa sadar memotong pembicaraan anak atau langsung menganggap pendapat mereka keliru. Padahal, setiap anak membutuhkan ruang untuk menyampaikan pikiran dan perasaannya. Saat anak merasa didengarkan, mereka akan lebih nyaman untuk bercerita, mengungkapkan emosi, dan belajar menyampaikan pendapat dengan baik.
Baca Juga :
Rahasia Anak Tidak Boros, Ini 10 Tips Mengajarkan Kebiasaan Menabung-Edukasi Ekonomi- Mendengarkan hingga anak selesai berbicara tanpa memotong.
- Memberikan kontak mata saat anak bercerita.
- Menunjukkan respons yang positif dan penuh perhatian.
- Menghargai perasaan anak, meskipun orang tua tidak selalu setuju dengan pendapatnya.
Baca Juga :
Orang Tua Wajib Waspada! Begini Cara Melindungi Anak dari Kekerasan Seksual-Tips ParentingNah, meluangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan cerita anak mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar bagi tumbuh kembang mereka. Terkadang, anak tidak selalu membutuhkan solusi atas masalahnya. Mereka hanya ingin mengetahui bahwa ada orang tua yang bersedia mendengarkan dan memahami apa yang mereka rasakan.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.





Komentar (0)