Pastikan Keandalan Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Aceh, VIVA – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat operasional terminal di wilayah Aceh sebagai bagian dari upaya mempercepat normalisasi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM). Berbagai langkah optimalisasi dilakukan di Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe dan Fuel Terminal (FT) Krueng Raya guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa penguatan operasional terminal menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan keandalan distribusi BBM di Aceh, terutama di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM, Antrean di SPBU Medan Mulai Kembali Normal
Antrean BBM di SPBU Berangsur Terurai, BPH Migas Kawal Upaya Pertamina Patra Niaga Sumbagut

“Kami terus mengoptimalkan operasional terminal sebagai tulang punggung distribusi BBM di Aceh. Berbagai langkah percepatan dilakukan agar proses penyaluran semakin efektif, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan kondisi distribusi di lapangan terus menunjukkan perbaikan,” ujar Fahrougi dikutip dari keterangannya, Minggu, 19 Juli 2026.

Sebagai bagian dari optimalisasi tersebut, Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya meningkatkan jam operasional penyaluran BBM dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari, termasuk penambahan operasional pada hari Minggu. Selain itu, Pertamina juga meningkatkan frekuensi pengiriman mobil tangki hingga sekitar 65 persen untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU dan lembaga penyalur lainnya di berbagai wilayah Aceh.

Upaya lainnya dilakukan melalui penyesuaian pola distribusi agar pasokan BBM dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan secara lebih cepat. Sejak 12 Juli 2026, Integrated Terminal Lhokseumawe turut memasok kebutuhan BBM ke wilayah Langsa dan Aceh Timur dengan rata-rata volume pengiriman mencapai 48.000 liter per hari. Sementara itu, untuk wilayah Bireuen dan Pidie, Pertamina mengoptimalkan kolaborasi distribusi antara Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya, sehingga penyaluran BBM dapat berlangsung lebih cepat, merata, dan andal.

Menurut Fahrougi, sinergi antar terminal menjadi salah satu kunci dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Aceh. Dengan mengoptimalkan kapasitas operasional masing-masing terminal, Pertamina dapat menyesuaikan pola distribusi secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

“Koordinasi dan sinergi antar terminal terus kami perkuat agar proses distribusi dapat berlangsung lebih responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan seluruh infrastruktur operasional yang kami miliki, Pertamina optimistis proses normalisasi penyaluran BBM di Aceh akan terus menunjukkan perkembangan yang semakin baik,” tambah Fahrougi.

Baca Juga :
Pastikan Penyaluran BBM di Sumut Kembali Normal, Elnusa Petrofin Perkuat Operasional Distribusi BBM
Tegaskan Distribusi Tetap Berjalan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM
Dukung Ketahanan Energi Nasional, Elnusa Petrofin Perkuat Operasional dan HSSE

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
39 Titik Kekeringan di Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
• 10 jam lalu
0
thumb
Langkah Selanjutnya Setelah Sidang Perdana, Ruben Onsu dan Sarwendah akan Bertemu di PN Jakarta Selatan
• 7 jam lalu
0
thumb
Piala Dunia 2026 Bikin Saham Produsen Bir Asal Denmark Ini Melesat 9,6%
• 22 jam lalu
0
thumb
Momen Langka di Piala Dunia 2026! Harry Kane Hentikan Selebrasi Demi Kiper yang Tak Bermain Satu Menit Pun
• 12 jam lalu
0
thumb
Pos Indonesia Terlilit Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk, Ini Penjelasan Manajemen
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.