Persebaya Surabaya akan merayakan HUT ke-99 melalui laga Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7/2026) pukul 15.00 WIB. Namun, perayaan kali ini dipastikan lebih dari sekadar pertandingan pramusim.
Mengusung tema “Tribute to Eri Irianto”, Anniversary Game menjadi momentum penghormatan kepada salah satu legenda terbesar Persebaya sekaligus mengenang tokoh Bonek, almarhum Andy Kristiantono atau Andie Peci.
Berbagai rangkaian tribute, aktivasi suporter, hingga hiburan telah disiapkan sepanjang pertandingan.
Selama hampir satu dekade terakhir, Anniversary Game Persebaya juga memiliki cerita tersendiri. Di kalangan pencinta sepak bola Indonesia berkembang anggapan bahwa tim yang menjadi lawan Green Force dalam laga persahabatan kerap berhasil promosi ke kasta tertinggi.
PSIS Semarang pada 2017, PSS Sleman pada tahun yang sama, hingga Persis Solo pada 2020 menjadi beberapa klub yang berhasil naik kasta setelah menghadapi Persebaya dalam laga uji coba.
Meski tidak selalu terbukti, cerita tersebut telah menjadi bagian dari folklore yang melekat dalam setiap Anniversary Game Green Force.
Kini, PSIS yang tengah berjuang di Championship (Liga 2) kembali menjadi lawan Persebaya. Di balik kisah tersebut, manajemen Bajul Ijo menegaskan bahwa makna utama Anniversary Game tahun ini adalah penghormatan terhadap sejarah klub yang pada 2027 akan memasuki usia satu abad.
Salah satu agenda utama ialah Tribute to Eri Irianto. Persebaya telah meluncurkan jersey pramusim bergaya retro yang terinspirasi dari seragam yang dikenakan Eri Irianto semasa aktif bermain. Jersey tersebut akan digunakan sepanjang agenda pramusim, termasuk Piala Presiden 2026.
Setiap pembelian jersey juga dilengkapi kartu koleksi bergambar Eri Irianto. Seusai pertandingan, manajemen Persebaya akan menyerahkan akrilik berbentuk kartu koleksi tersebut secara simbolis kepada keluarga almarhum sebagai bentuk penghormatan.
Persebaya juga memberikan penghormatan khusus kepada Andie Peci, salah satu ikon Bonek yang dikenal memiliki dedikasi besar terhadap Green Force.
Sebelum kick-off, seluruh stadion akan menggelar one minute silence untuk mengenang Andie Peci. Sebuah kursi di tribun Super Fans juga dipasangi foto almarhum sebagai simbol bahwa dirinya akan selalu memiliki tempat di Stadion Gelora Bung Tomo.
Panitia turut menghadirkan Wall of Condolences yang dapat diisi Bonek, Bonita, dan keluarga besar Persebaya untuk menyampaikan doa serta belasungkawa.
Setelah pertandingan usai, videotron stadion akan menayangkan video perjalanan hidup Andie Peci sebelum seluruh pemain bersama suporter menyanyikan Song for Pride.
Selain tribute, Anniversary Game juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik bagi suporter. Pada jeda pertandingan, sebanyak 99 anak akan bermain melawan lima pemain Persebaya sebagai simbol usia ke-99 Green Force.
Persebaya juga menghadirkan Kapal Api Side Pitch Experience. Lima suporter beruntung akan mendapatkan upgrade tiket untuk menyaksikan pertandingan dari sisi lapangan sambil menikmati secangkir kopi dengan konsep “nonton bal-balan nang warkop”.
Atmosfer pertandingan juga akan semakin semarak dengan pembacaan Daftar Susunan Pemain (DSP) oleh Robby Maulid influencer.
Sementara itu, perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya dijadwalkan hadir dan membagikan lebih dari 40 kaus bertuliskan “Bismillah 2027” berbahasa Mandarin kepada suporter.
Perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok bersama empat perwakilan Bonek juga akan melakukan pertukaran jersey Anniversary ke-99 dan kaus “Bismillah 2027” sebagai simbol persahabatan. (saf/iss)





Komentar (0)