Grid.ID - Dedi Mulyadi menilai dana BOS sudah cukup untuk membantu operasional sekolah. Sang gubernur minta SPP SMA/SMK negeri tidak perlu diaktifkan lagi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tidak ada alasan lagi untuk mengaktifkan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA dan SMK negeri. Sebab menurutnya, kebutuhan operasional sudah bisa dipenuhi dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan operasional yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Mantan bupati Purwakarta itu mengatakan bahwa pemerintah sudah mengecek kebutuhan anggaran sekolah negeri. Hasilnya, dana yang ada dinilai masih cukup untuk membiayai kegiatan belajar mengajar.
"Saya sudah cek. Cukup dengan dana BOS dan dana biaya operasional dari Provinsi Jawa Barat."
"Cukup sampelnya banyak, datanya banyak," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung terkait masih adanya penyalahgunaan dana BOS. Berdasarkan hasil pemeriksaan, nilai temuannya dalam APBD 2025 mencapai sekitar Rp 4 miliar.
"Bahkan kalau mau dibuka, yang menggunakan dana BOS untuk kepentingan lain yang bukan pendidikan, jumlah temuannya APBD 2025 itu sampai Rp 4 miliar," kata Dedi, dikutip dari Tribunnews.
Dedi berkomentar jika temuan adanya dugaan penyalahgunaan dana BOS bukan karena persoalan kurangnya anggaran, melainkan pengelolaan yang harus diperbaiki.
Dan ia menilai, reaktivasi SPP justru akan menambah masalah baru di sekolah, termasuk beban bagi kepala sekolahnya.
"Artinya, cukup. Kalau terlalu lebih nanti ada potensi untuk digunakan yang lain, malah jadi beban bagi kepala sekolahnya kasihan, jangan sampai ada kena aspek yang bersifat kriminal gara-gara salah kelola BOS," jelas Dedi.
Kemudian, Dedi mengatakan jika pemerintah provinsi kini akan lebih fokus membenahi fasilitas sekolah, termasuk toilet, sarana olahraga, hingga tempat ibadah.
"Pokoknya sekolah harus oke, siswa-siswanya harus kreatif, dan pemerintah provinsi berkomitmen untuk itu," ujarnya.
Setelah ada wacana SPP SMA/SMK negeri akan diaktifkan lagi, Dedi Mulyadi langsung buka suara. Ia menilai dana BOS sudah cukup untuk membantu operasional sekolah, sehingga tidak perlu dilakukan penarikan dana lagi. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)