JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan reserse kriminal dari Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Pesanggrahan, menangkap spesialis maling motor bersenjata api (bersenpi) berinisial T (38), Sabtu (18/7/2026).
"Sabtu tanggal 18 Juli 2026 jam 02.00 WIB, melakukan penangkapan terhadap T dalam perkara pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479 KUHP," tutur Kapolsek Pesanggarahan Kompol Seala Syah Alam dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Minggu (19/7/2026).
Penangkapan T terjadi setelah adanya beberapa kasus pencurian motor yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan, salah satunya di kawasan Pesanggarahan.
Baca juga: Maling Motor di Bogor Ditangkap Warga, Sempat Ditelanjangi
Aksi T saat mencuri motor Honda Beat di kawasan Pesanggarahan pun terekam CCTV.
Oleh karena itu, dibentuklah tim gabungan dari polres dan Polsek Pesanggarahan untuk menyelidiki maraknya kasus pencurian motor tersebut.
Dalam penyelidikan pertama, polisi berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial AR.
"Selanjutnya, kami mengidentifikasi pelaku lainnya, yaitu T di wilayah Lampung Timur. Tepatnya di Kecamatan Jabung, Kabupaten Negara Batin," sambung Seala.
Baca juga: Maling Motor di Cipondoh Beraksi Kurang dari 10 Detik, Diduga Menyamar Ojol
Ketika ditangkap, T berusaha melakukan perlawanan, sehingga polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki sebelah kiri.
Dalam penangkapan itu juga ditemukan barang bukti berupa senjata api (senpi) rakitan dengan peluru 9 milimeter, kaliber 9 milimeter.
Seala mengatakan, senpi tersebut selalu dibawa T ketika beraksi untuk menakut-nakuti para korban jika aksinya ketahuan dan melakukan perlawanan.
Setelah ditangkap dan ditembak kakinya, T dibawa ke Polsek Pesanggrahan untuk diperiksa lebih lanjut.
Baca juga: Maling Motor di Bekasi Acungkan Benda Mirip Pistol saat Dipergoki Sekuriti
"Dari hasil interogasi awal pelaku mengakui melakukan perbuatan pencurian di wilayah Jakarta Selatan sekitar 20 TKP," tutur dia.
Polisi juga sudah mengamankan beberapa unit kendaraan motor dari tangan T dan beberapa sudah dikembalikan kepada korban.
Seala juga mengimbau, apabila warga Jakarta Selatan merasa kehilangan motor, maka tak perlu ragu membuat laporan ke polisi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)