JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengundang perusahaan teknologi asal China, ByteDance, untuk membangun pusat riset kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan Airlangga saat bertemu jajaran ByteDance di Shanghai, China, di sela kunjungan kerja menghadiri rangkaian pendirian World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), Jumat (17/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Airlangga mengapresiasi komitmen investasi ByteDance di Indonesia, terutama melalui Tokopedia dan TikTok Shop yang dinilai telah memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.
"Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas," kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga: Tarif Listrik PLN per kWh 19-25 Juli 2026, untuk Seluruh Golongan Pelanggan Subsidi dan Non Subsidi
Pemerintah juga mendorong ByteDance menjajaki kerja sama di bidang teknologi kecerdasan buatan, termasuk pengembangan Large Language Models (LLM), machine learning, dan generative AI.
Airlangga mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan AI di kawasan karena didukung pasar digital yang luas dan talenta digital yang terus berkembang.
"Kami mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pembentukan pusat riset AI, pengembangan talenta digital, serta kolaborasi inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara," tuturnya.
Selain ByteDance, Airlangga juga bertemu dengan Huawei guna membahas peluang kerja sama di bidang AI, infrastruktur digital, komputasi awan (cloud), hingga pengembangan talenta digital.
Baca Juga: Prabowo Umumkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur: Saya akan Launching Beberapa Minggu Ini
Penulis : Dina Karina Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- bytedance
- tiktok
- investasi bytedance
- pusat riset ai
- airlangga hartarto
- World Artificial Intelligence Cooperation Organization






Komentar (0)