Jakarta (ANTARA) - Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez mengungkapkan keinginan melatih tim nasional karena lebih sesuai dengan kondisi keluarganya saat ini.
"Saya katakan secara terbuka, itu bisa menjadi pilihan yang sangat cocok bagi saya," ujar Xavi kepada RNE pada Sabtu.
Menurutnya, melatih klub tidak memberinya waktu untuk bersama keluarga.
"Saya masih memiliki anak-anak yang masih kecil," lanjutnya.
Xavi belum kembali ke dunia kepelatihan sejak meninggalkan Barcelona pada Mei 2024. Ia dipecat setelah tim mengalami serangkaian hasil buruk dan menutup musim tanpa satu pun gelar.
Meski demikian, pelatih berusia 46 tahun itu membawa Barcelona menjuarai LaLiga pada 2023 dan Piala Super Spanyol.
Baca juga: Xavi tak sabar lihat Messi tampil di Piala Dunia Antarklub 2025
Selama menangani Blaugrana, Xavi memimpin tim dalam 143 pertandingan dengan catatan 90 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 29 kekalahan. Sebelum kembali ke Barcelona, Xavi mengawali karier bersama klub Qatar, Al Sadd.
Bersama klub Qatar tersebut, ia mempersembahkan tujuh trofi dan membangun reputasi sebagai salah satu pelatih muda yang menjanjikan.
Sebagai mantan pemain, Xavi juga memiliki pengalaman panjang di level internasional.
Ia merupakan bagian dari tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010.
"Saya juga ingin merasakan pengalaman sebagai pelatih di Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Afrika, atau Piala Asia," ucapnya.
Baca juga: Xavi anggap Messi masih nomor satu di dunia sampai kini
"Saya katakan secara terbuka, itu bisa menjadi pilihan yang sangat cocok bagi saya," ujar Xavi kepada RNE pada Sabtu.
Menurutnya, melatih klub tidak memberinya waktu untuk bersama keluarga.
"Saya masih memiliki anak-anak yang masih kecil," lanjutnya.
Xavi belum kembali ke dunia kepelatihan sejak meninggalkan Barcelona pada Mei 2024. Ia dipecat setelah tim mengalami serangkaian hasil buruk dan menutup musim tanpa satu pun gelar.
Meski demikian, pelatih berusia 46 tahun itu membawa Barcelona menjuarai LaLiga pada 2023 dan Piala Super Spanyol.
Baca juga: Xavi tak sabar lihat Messi tampil di Piala Dunia Antarklub 2025
Selama menangani Blaugrana, Xavi memimpin tim dalam 143 pertandingan dengan catatan 90 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 29 kekalahan. Sebelum kembali ke Barcelona, Xavi mengawali karier bersama klub Qatar, Al Sadd.
Bersama klub Qatar tersebut, ia mempersembahkan tujuh trofi dan membangun reputasi sebagai salah satu pelatih muda yang menjanjikan.
Sebagai mantan pemain, Xavi juga memiliki pengalaman panjang di level internasional.
Ia merupakan bagian dari tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010.
"Saya juga ingin merasakan pengalaman sebagai pelatih di Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Afrika, atau Piala Asia," ucapnya.
Baca juga: Xavi anggap Messi masih nomor satu di dunia sampai kini






Komentar (0)