Pantau - Seorang ahli nutrisi dan diet terdaftar dari Florida, Amerika Serikat, Johannah Katz, menyatakan teh hijau memiliki manfaat dalam mendukung kesehatan hati, terutama melalui kandungan antioksidan yang dapat membantu memperbaiki penanda fungsi organ tersebut.
Johannah Katz mengatakan hati memiliki peran penting dalam memproses nutrisi, menyaring racun dalam darah, memproduksi empedu untuk pencernaan, serta mengatur kadar gula darah.
Ia mengungkapkan, "Salah satu hal yang mungkin terjadi (ketika orang minum teh hijau) adalah peningkatan penanda kesehatan hati, terutama pada orang dengan penyakit hati berlemak non-alkoholik."
Menurut Katz, manfaat tersebut berasal dari senyawa katekin, khususnya epigallocatechin gallate (EGCG), yang mampu membantu menurunkan kadar enzim hati hingga ke tingkat yang lebih sehat.
Ahli gizi anak dan pendidik nutrisi asal Amerika Serikat Malina Malkani juga menyatakan konsumsi teh hijau secara rutin berkaitan dengan perbaikan fungsi hati.
Ia mengatakan, "Membiasakan minum teh hijau dikaitkan dengan penurunan enzim hati, bahkan hanya dalam beberapa minggu konsumsi rutin."
Malkani menjelaskan peradangan hati dapat berkurang setelah seseorang mengonsumsi tiga hingga empat cangkir teh hijau setiap hari.
Kandungan EGCG sebagai antioksidan juga berperan menetralkan molekul tidak stabil yang dapat memicu kerusakan sel.
Konsumsi teh hijau secara rutin turut dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit perlemakan hati dan kanker hati.
Meski demikian, para ahli menekankan bahwa manfaat teh hijau perlu didukung dengan pola makan bergizi seimbang, gaya hidup aktif, pembatasan paparan racun seperti aerosol dan asap rokok, serta mengurangi konsumsi alkohol.





Komentar (0)