Pantau - Kylian Mbappe dipastikan tampil membela Prancis menghadapi Inggris pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 dengan peluang besar meraih penghargaan Golden Boot atau Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.
Pelatih Prancis Didier Deschamps mengatakan timnya akan berusaha meraih hasil terbaik pada pertandingan terakhir sekaligus menjaga peluang Mbappe menambah koleksi gol.
Ia mengungkapkan, "Saya memiliki tugas sebagai pelatih kepala untuk melakukan segala yang saya bisa demi mencapai tujuan besok. Saya berharap kami bisa melakukannya, dan kami harus menunjukkan seluruh upaya untuk itu."
Mbappe telah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen, jumlah yang sama dengan kapten Argentina Lionel Messi, namun masih berada di posisi kedua dalam perburuan Golden Boot karena kalah jumlah assist.
Gol pada laga perebutan peringkat ketiga tetap dihitung dalam persaingan pencetak gol terbanyak sehingga pertandingan melawan Inggris menjadi kesempatan bagi Mbappe untuk melampaui Messi sekaligus membantu Prancis meraih medali perunggu.
Deschamps juga memastikan akan melakukan rotasi pemain pada pertandingan terakhirnya sebagai pelatih tim nasional Prancis setelah memimpin Les Bleus sejak 2012.
Ia mengatakan, "Saya tidak ingin mengkhianati pembicaraan yang saya lakukan dengan para pemain. Saya belum memiliki semua elemennya, tetapi ya, saya akan mengganti beberapa pemain."
Deschamps mengakui pertandingan melawan Inggris menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Prancis yang disebutnya sebagai pengalaman terbaik dalam karier profesional.
Ia mengungkapkan, "Saya tahu ini adalah pertandingan terakhir dan saya tidak ingin ada yang menangis. Tim nasional Prancis, dengan semua yang menyertainya dalam kehidupan profesional saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi kepada saya."
Bek Prancis Ibrahima Konate mengakui laga perebutan peringkat ketiga bukan target yang diharapkan tim setelah gagal mencapai final.
Konate mengatakan, "Memang itu bukan tujuan kami. Kami ingin bermain di final, tetapi kami tetap mewakili Prancis. Merupakan impian banyak orang mengenakan seragam ini dan menyanyikan Marseillaise, karena itu kami harus menghormati seragam yang kami kenakan."





Komentar (0)