Jakarta, tvOnenews.com - Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 mendapat pukulan cukup telak. Skuad Garuda dipastikan kehilangan salah satu penyerang muda yang diproyeksikan menjadi bagian penting di lini depan, Mauro Zijlstra.
Kabar tersebut datang saat Timnas Indonesia tengah memasuki fase akhir pemusatan latihan di Bali. Seluruh program latihan kini difokuskan untuk mematangkan taktik dan menentukan 23 pemain terbaik yang akan didaftarkan ke turnamen.
Absennya Mauro tentu menjadi kehilangan yang tidak kecil bagi tim pelatih. Sebab, striker milik Persija Jakarta itu sebelumnya dipersiapkan untuk menambah variasi serangan sekaligus memperketat persaingan di sektor depan Timnas Indonesia.
Cedera yang dialami Mauro juga memaksa John Herdman kembali menyusun ulang komposisi skuadnya. Dengan waktu menuju pertandingan perdana yang semakin dekat, pelatih asal Inggris itu harus bergerak cepat mencari solusi terbaik.
Situasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi pemain lain untuk mencuri perhatian. Nama-nama seperti Ragnar Oratmangoen, Jens Raven, hingga Mitchell Baker kini berpeluang memperoleh peran yang lebih besar selama Piala AFF 2026 berlangsung.
Khusus Mitchell Baker, kesempatan itu bisa menjadi momentum penting setelah belum lama ini resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI). Sementara Jens Raven dan Ragnar Oratmangoen juga memiliki kesempatan menunjukkan kualitas mereka di tengah absennya Mauro.
John Herdman mengungkapkan bahwa cedera Mauro terjadi ketika Timnas Indonesia sedang menjalani salah satu sesi latihan di Bali. Awalnya, sang pemain merasakan gangguan pada otot hamstring sebelum akhirnya diperiksa lebih lanjut oleh tim medis.
Hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan bahwa cedera tersebut membuat Mauro tidak memungkinkan untuk langsung tampil bersama skuad Garuda. Kondisi itu membuat peluangnya bermain di turnamen menjadi sangat kecil.
"Ya, sungguh disayangkan. Sayang sekali, Mauro dalam salah satu sesi latihan merasakan sesuatu di otot hamstringnya," ujar John Herdman, Sabtu (18/7/2026).
"Setelah diperiksa, itu adalah sesuatu yang akan membuatnya absen setidaknya sebagian dari turnamen," tambahnya.
Meski merasa kehilangan, Herdman menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlalu lama larut dalam kekecewaan. Fokus utama kini adalah memastikan Timnas Indonesia tetap memiliki kekuatan terbaik untuk menghadapi persaingan di Grup A.





Komentar (0)