IRAN - Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara ke Iran untuk malam ketujuh berturut-turut sejak Presiden Donald Trump menyatakan perjanjian gencatan senjata sementara telah berakhir.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun X, Komando Pusat AS (Centcom) menyebut operasi militer kali ini menyasar sejumlah fasilitas strategis milik Iran, melansir BBC, Sabtu (18/7/2026).
Pasukan AS, menurut Centcom, "menyerang lokasi pengawasan, infrastruktur logistik militer, penyimpanan senjata bawah tanah, dan kemampuan maritim".
Sementara itu, militer Yordania mengungkapkan pihaknya berhasil mencegat 10 rudal Iran yang melintas di wilayah udaranya pada malam hari. Tidak ada laporan kerusakan akibat insiden tersebut.





Komentar (0)