JAKARTA - Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, mengungkap hubungan kliennya dengan eks Jampidsus Febrie Adriansyah merupakan teman kuliah dan satu kampung. Namun, ia tidak mengungkap secara detail hubungan kliennya dengan Febrie dalam perkara korupsi yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Nah, hubungan itu menjadi bagian yang didalami oleh pihak Polda dan pihak Pidsus hari ini. Ada hubungan apa," kata Handika di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).
Febrie diketahui merupakan kelahiran Jambi, sementara ia menempuh kuliah di Fakultas Hukum Universitas Jambi dan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Airlangga.
Meski demikian, Handika mengaku Don Ritto dan Febrie berasal dari kampung dan kampus yang sama. "Sepanjang yang kami tahu, memang beliau adalah ada hubungan satu kampung. Satu kuliah. Sementara itu dulu," kata Handika.
Sekadar informasi, Febrie Adriansyah dan Don Ritto merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Baca Juga:Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMKKeduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Namun, perkara tersebut telah dilimpahkan ke Kejagung.
Kejagung juga telah menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie. Adapun ketiga sprindik tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.
Polri sebelumnya menggeledah berbagai lokasi terkait perkara tersebut. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan yakni rumah Febrie di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dari rumah tersebut, penyidik menyita emas seberat 74 kilogram hingga uang dalam pecahan dolar Singapura, dolar AS, dan rupiah. Jika ditotal, barang bukti tersebut bernilai Rp476 miliar.
Belakangan, rumah tersebut disebut telah digunakan Don Ritto sebagai kantor operasional yayasan yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan Islam.
#nasional





Komentar (0)