Jakarta, VIVA- VinFast menunjukkan keseriusannya menggarap pasar Indonesia. Bukan hanya menghadirkan tiga model motor listrik sekaligus, produsen asal Vietnam itu juga menegaskan bahwa Indonesia menjadi bagian penting dari strategi ekspansinya di Asia Tenggara.
Peluncuran motor listrik Evo, Feliz, dan Viper menjadi langkah awal perusahaan membangun bisnis roda dua di Tanah Air. Namun di balik itu, VinFast menyiapkan strategi yang lebih besar melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik, mulai dari jaringan dealer, layanan purnajual, hingga sistem battery swapping.
Vinfast Indonesia e-Motorcycle CEO, Yordan Satriadi mengatakan Indonesia dipilih karena memiliki potensi pasar yang besar, baik dari sisi jumlah pengguna sepeda motor maupun arah kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik.
"Di tahun 2026 kami melihat masyarakat semakin cermat dalam membelanjakan uangnya. Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan populasi motor listrik mencapai 13 juta unit pada 2030. Ini menjadi peluang yang sangat besar bagi kami untuk tumbuh bersama pasar Indonesia," kata Yordan saat peluncuran produk di Jakarta.
Menurut dia, VinFast tidak datang hanya untuk menjual produk. Perusahaan ingin membangun fondasi bisnis jangka panjang dengan menghadirkan ekosistem yang mendukung penggunaan kendaraan listrik sehari-hari.
Strategi tersebut diwujudkan melalui penyediaan beberapa skema kepemilikan motor, mulai dari pembelian dengan dua baterai, satu baterai, hingga sistem berlangganan baterai. Dengan pilihan tersebut, konsumen diharapkan memiliki fleksibilitas dalam menyesuaikan biaya kepemilikan sesuai kebutuhan.
Selain itu, VinFast juga menggandeng Big Green Battery Swapping Station (BSS) untuk menghadirkan layanan penukaran baterai. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran pengguna terhadap waktu pengisian daya, sekaligus mempercepat proses penggunaan kendaraan listrik.
"VinFast tidak hanya menjual motor listrik, tetapi juga menjual ekosistem. Mulai dari jaringan battery swapping, layanan purnajual, hingga berbagai pilihan kepemilikan yang memudahkan konsumen," ujar Yordan.
Keseriusan perusahaan juga terlihat dari perluasan jaringan distribusi. Dalam waktu dekat, VinFast akan mengoperasikan 20 dealer di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan, tetapi juga menjadi pusat layanan, penyedia suku cadang, hingga lokasi bagi masyarakat yang ingin mencoba langsung produk VinFast.






Komentar (0)