REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Hamparan lahan yang sempat tertimbun lumpur akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 kini kembali menghadirkan harapan bagi warga Pidie Jaya, Aceh. Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Universitas Syiah Kuala, Bank Indonesia, dan kelompok tani, puluhan hektare lahan yang sebelumnya tidak produktif dimanfaatkan untuk budidaya bawang merah, jagung, dan cabai. Upaya tersebut tidak hanya memulihkan fungsi lahan, tetapi juga menjadi langkah menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat pascabencana.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px} Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} sumber : Antara Foto
Advertisement





Komentar (0)