Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memberikan fasilitas pemberhentian tambahan bagi 13 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) keberangkatan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara pada Sabtu.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo dalam keterangannya, Sabtu, mengatakan pola operasi Berhenti Luar Biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan, sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan penumpang dan lalu lintas di sekitar kawasan Stasiun Gambir sehubungan dengan pelaksanaan Konser Akbar Monas 2026.
"Melalui pola operasi ini, KAI memberikan fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara. Pelanggan yang telah memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir dapat memilih naik dari Stasiun Jatinegara untuk kereta api yang telah ditetapkan berhenti luar biasa," kata Franoto.
Rekayasa operasi tersebut, kata dia, disiapkan untuk memudahkan akses masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang berpotensi terdampak kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan Gambir dan Monumen Nasional (Monas), mengingat konser tersebut dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.
Meskipun terdapat fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara, dia memastikan belasan perjalanan kereta api itu tetap diberangkatkan dari Stasiun Gambir sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket.
Baca juga: Ada sembilan perjalanan KA tambahan dari Gambir sepanjang Juli 2026
Stasiun Jatinegara hanya berfungsi untuk melayani proses naik (boarding) penumpang sebelum kereta melanjutkan perjalanan menuju stasiun tujuan akhir.
Berikut 13 perjalanan KA jarak jauh yang mendapat fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara beserta jadwal keberangkatannya dari Stasiun Gambir:
KAI mengimbau para pelanggan yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut agar tiba di Stasiun Jatinegara lebih awal untuk menghindari keterlambatan proses pemeriksaan tiket, identitas, dan proses boarding.
Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan informasi dari petugas stasiun serta memastikan kesesuaian nama dan nomor kereta dengan tiket yang dimiliki.
"Kami berharap fasilitas pemberhentian tambahan ini dapat membantu mengurai kepadatan di Stasiun Gambir dan memberikan kemudahan bagi pelanggan. Kami juga mengimbau pelanggan untuk tetap memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dan memantau informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI atau Contact Center KAI 121," tutur Franoto.
Baca juga: Penumpang kereta masa libur sekolah capai lebih dari 1,1 juta
Baca juga: KAI Jakarta tutup 31 perlintasan liar pada 2026
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo dalam keterangannya, Sabtu, mengatakan pola operasi Berhenti Luar Biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan, sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan penumpang dan lalu lintas di sekitar kawasan Stasiun Gambir sehubungan dengan pelaksanaan Konser Akbar Monas 2026.
"Melalui pola operasi ini, KAI memberikan fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara. Pelanggan yang telah memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir dapat memilih naik dari Stasiun Jatinegara untuk kereta api yang telah ditetapkan berhenti luar biasa," kata Franoto.
Rekayasa operasi tersebut, kata dia, disiapkan untuk memudahkan akses masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang berpotensi terdampak kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan Gambir dan Monumen Nasional (Monas), mengingat konser tersebut dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.
Meskipun terdapat fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara, dia memastikan belasan perjalanan kereta api itu tetap diberangkatkan dari Stasiun Gambir sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket.
Baca juga: Ada sembilan perjalanan KA tambahan dari Gambir sepanjang Juli 2026
Stasiun Jatinegara hanya berfungsi untuk melayani proses naik (boarding) penumpang sebelum kereta melanjutkan perjalanan menuju stasiun tujuan akhir.
Berikut 13 perjalanan KA jarak jauh yang mendapat fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara beserta jadwal keberangkatannya dari Stasiun Gambir:
- KA 38 Brawijaya relasi Gambir-Malang, berangkat pukul 15.45 WIB
- KA 8 Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng, berangkat pukul 17.00 WIB
- KA 36 Gajayana relasi Gambir-Malang, berangkat pukul 18.50 WIB
- KA 124B Cakrabuana relasi Gambir-Purwokerto, berangkat pukul 19.10 WIB
- KA 42 Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 19.30 WIB
- KA 32 Pandalungan relasi Gambir-Jember, berangkat pukul 19.55 WIB
- KA 4B Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 20.30 WIB
- KA 14 Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan, berangkat pukul 20.45 WIB
- KA 54 Purwojaya relasi Gambir-Purwokerto, berangkat pukul 20.55 WIB
- KA 48 Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta, berangkat pukul 21.20 WIB
- KA 120B Gunungjati relasi Gambir-Semarang Tawang, berangkat pukul 22.05 WIB
- KA 64B Manahan relasi Gambir-Solo Balapan, berangkat pukul 22.50 WIB
- KA 30B Argo Anjasmoro relasi Gambir-Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 23.35 WIB
KAI mengimbau para pelanggan yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut agar tiba di Stasiun Jatinegara lebih awal untuk menghindari keterlambatan proses pemeriksaan tiket, identitas, dan proses boarding.
Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan informasi dari petugas stasiun serta memastikan kesesuaian nama dan nomor kereta dengan tiket yang dimiliki.
"Kami berharap fasilitas pemberhentian tambahan ini dapat membantu mengurai kepadatan di Stasiun Gambir dan memberikan kemudahan bagi pelanggan. Kami juga mengimbau pelanggan untuk tetap memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dan memantau informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI atau Contact Center KAI 121," tutur Franoto.
Baca juga: Penumpang kereta masa libur sekolah capai lebih dari 1,1 juta
Baca juga: KAI Jakarta tutup 31 perlintasan liar pada 2026






Komentar (0)